JawaPos Radar

Ini Alasan Gempa Bumi Sulteng Belum Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

02/10/2018, 18:57 WIB | Editor: Kuswandi
Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu (Juneka/ Jawa Pos)
Share this image


JawaPos.com - Pemerintah membuka bantuan dari luar negeri terkait bencana gempa bumi 7,4 skala richter ‎dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, yang diterima dari luar negeri hanyalah bantuan saja. Untuk pasukan atau orangnya masih belum perlu dibutuhkan.

"Oh enggak kita tidak terima itu (dalam bentuk pasukan)," ujar JK di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (2/10).

Menurut JK, pihak luar juga ingin adanya kapal rumah sakit. Namun JK menolak karena takut tidak berfungsi seperti gempa yang menguncang Aceh beberapa tahun silam.

"Jadi pengalaman di Aceh dulu yang mau naik kapal rumah sakit hanya lima pasien," katanya.

Lebih lanjut dikatakan JK, sampai saat ini belum perlu gempa dan tsunami Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai bencana nasional. Alasannya pemerintah daerah masih tetap bisa berjalan.

"Saya katakan bencana nasional itu kalau pemerintah daerah lumpuh tidak bisa berjalan," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengizinkan masuknya bantuan dari pihak asing untuk para korban gempa di Kabupaten Donggala dan Kota Palu Sulawesi Tengah.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up