JawaPos Radar

Rapor Merah Pemkot Jaksel Bikin Sekda DKI Geram

02/10/2018, 17:41 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Rapor Merah Pemkot Jaksel Bikin Sekda DKI Geram
Sekda DKI Jakarta Saefullah geram serapan anggaran Pemkot Jaksel dapat raport merah. (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta tengah terhimpit waktu untuk menyerap anggaran daerah. Terhitung tiga bulan lagi, tahun anggaran akan selesai. Sementara penyerapan anggaran masih tergolong rendah di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pun hari ini memanggil para wali kota dan kepala dinas untuk mengevaluasi penyerapan anggaran yang masih rendah. Salah satu yang menjadi sorotannya yakni serapan anggaran di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

"Yang di Jakarta Selatan ini loh rapornya jelek sekali," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (2/10).

Saefullah melihat banyak program di Pemkot Jakarta Selatan yang kualitasnya masih kurang. Misalnya saja seperti rehabilitasi dan renovasi bangunan pemerintahan.

Lalu, pembangunan kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Kantor Lurah Karet, dan Kantor Lurah Kuningan Timur. Sekda mencatat sejumlah kegiatan banyak yang dinyatakan gagal lelang. Dirinya sangat menyesal melihat kinerja yang SKPD yang seperti itu.

"Januari itu sudah bisa lelang dia. Bahkan di KUAPPAS Desember sudah bisa lelang, kenapa baru ribut gini hari? Itu yang saya sayangkan kinerja seperti itu," tegasnya.

Seringkali Saefullah mengeluhkan alasan para SKPD yang menyatakan bahwa kelalaiannya karena menunggu laporan hasil pemeriksaan (LHP). Tapi, tetap saja Saefullah tidak mengindahkan alasan-alasan tersebut.

"Ini kan dari Januari, jangan-jangan tidur, bulan Februari ngantuk, bulan Maret ngantuk lagi, bulan April tidur lagi. Bagaimana ini jadi repot sekali," tandasnya.

(ce1/rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up