JawaPos Radar

Demi Foya-foya, Komplotan Makelar Tanah Curi Kayu Sengon

02/10/2018, 17:30 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Demi Foya-foya, Komplotan Makelar Tanah Curi Kayu Sengon
Kedua tersangka pencuri kayu Sengon Laut di Sleman. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polisi menangkap dua pelaku pencurian berinisial S, 36, warga Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman dan RTW, 31, warga Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Mereka mencuri 525 pohon jenis Sengon Laut. Hasil kejahatan mereka gunakan untuk foya-foya.

Kapolsek Sleman, Kompol Sudarno mengatakan, kasus pencurian di Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sleman itu atas laporan dari korban bernama Indarto beralamat Caturtunggal, Depok, Sleman.

Setelah membeli tanah di Pandowoharjo seharga Rp 1 milyar, diketahui pohon-pohon Sengon Laut di lahan itu hampir habis. Setelah ditelusuri ternyata dijual oleh makelar tanah berinisial W yang saat ini masih buron dan dibantu S serta RTW.

"Kejadiannya baru-baru ini. Sengon ada 800 pohon, yang dijual 525," katanya dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (2/10).

Pohon-pohon sengon yang dijual itu berusia lebih dari 10 tahun. Dijual dengan harga Rp 22 juta, dan hasilnya dibagi rata oleh para pelaku. "Digunakan untuk foya-foya, nginap di hotel," katanya.

Modus dari tindak kejahatan ini, diketahui W yang merupakan seorang makelar tanah mempunyai fotokopian sertifikat tanah itu. Surat tersebut digunakan untuk meyakinkan pembeli pohonnya. "W ini diketahui sebelumnya juga sempat akan membantu jual tanah ke korban. Untuk yang beli pohon itu orang daerah Muntilan, Magelang," kata dia.

Salah seorang pelaku S mengatakan, ia mendapatkan jatah sebesar Rp 5 juta dari hasil kejahatan itu. Uang tersebut digunakannya untuk bersenang-senang dan membelikan sepeda roda tiga untuk anaknya seharga Rp 600 ribu. "Saya beli buat anak, sepeda roda tiganya," katanya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up