JawaPos Radar

Sandiaga: Beliau Seorang Nenek yang Diancam Tak Ceritakan Keadaannya

02/10/2018, 17:21 WIB | Editor: Estu Suryowati
Sandiaga: Beliau Seorang Nenek yang Diancam Tak Ceritakan Keadaannya
Sandiaga S Uno mengatakan, Ratna Sarumpaet mendapat ancaman sehingga takut melaporkan kasus pengeroyokan yang menimpanya ke polisi. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Calon wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahuddin Uno mengaku telah mendengar kabar pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet. Sandi, sapaan akrabnya, mendengar langsung kabar tersebut dari Prabowo Subianto.

"Kemarin saya ditunjukkan Prabowo gambar Ibu Ratna dalam kondisi sangat menyedihkan," katanya di Jakarta, Selasa (2/10).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu enggan berspekulasi mengenai pelaku maupun motif penganiayaan. Sandi mengatakan, Prabowo akan melakukan pendekatan ke Ratna Sarumpaet terlebih dahulu.

Sandiaga: Beliau Seorang Nenek yang Diancam Tak Ceritakan Keadaannya
Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

"Karena Bu Ratna ini dalam ketakutan yang luar biasa dan trauma," imbuhnya.

Lebih lanjut, penggerak program OK-OCE di ibu kota itu menyampaikan, Ratna diancam untuk tidak menceritakan kejadian sesungguhnya. Tak puas, Sandi meyakinkan untuk mengecek kebenaran atas peristiwa tersebut.

"Beliau seorang emak-emak, seorang nenek diancam untuk tidak bercerita tentang keadaannya. Kita perlu verifikasi lagi. Saya nanti sore akan koordinasi lagi dengan Prabowo. Ini hal yang sangat biadab yang dilakukan terhadap ibu-ibu," ucapnya.

Di mata Sandi, aktivis HAM itu merupakan sosok pahlawan yang memiliki visi Indonesia ke depan. Sandi berharap masalah yang menimpa ibu aktris cantik Atiqah Hasiholan itu segera rampung.

"Masyarakat saya imbau membantu beliau menuntaskan kasus. Pihak kepolisian membantu masyarakat untuk membantu Bu Ratna. Sehingga bisa diusut dan diadili seadil-adilnya. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran," pungkasnya.

Hoax! Kabar Ratna Dikeroyok di Bandara

Sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Perempuan dalam foto dikabarkan adalah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan penuh luka lebam itu tak lain adalah Ratna Sarumpaet. Dahnil menambahkan, pengeroyokan terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan, Ratna dikeroyok di dalam mobil saat berada di bandara di Bandung. Akan tetapi, informasi dari Dahnil ini dibantah oleh Humas Bandara Husein Sastranegara Bandung, Mabruri, dan Public Relation Manager Angkasa Pura II, Yado Yarismano.

"Hoax itu," kata Mabruri lewat pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

"Saya udah konfirmasi, ini hoax Mas menurut teman-teman kami di lapangan. Di semua bandara Bandung tidak ada," kata Yado dihubungi terpisah.

(aim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up