JawaPos Radar

Kawasan TNGC Kembali Terbakar, 144 Hektare Hangus Dilalap Api

02/10/2018, 17:13 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Kawasan TNGC Kembali Terbakar, 144 Hektare Hangus Dilalap Api
Ilustrasi: Api menghanguskan 144 hektare kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai . (M.Zubaidillah/Radar Bromo/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali terbakar pada Minggu (30/9) pukul 12.00 WIB. Sekitar 144 hektare hangus dilalap si jago merah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Agus Mauludin mengatakan, kebakaran kawasan TNGC berlokasi di daerah perbukitan yang didominasi tumbuhan alang-alang dan perdu. Dengan kondisi lahan bebatuan pada ketinggan 500-1300 meter di atas permukaan laut.

"Kawasan yang terbakar adalah alang-alang, kurang lebih seluas 144 hektare" kata Agus, saat dikonfirmasi, Selasa (2/10).

Menurutnya tim BPBD, TNI, TNGC, masyarakat dan relawan melakukan upaya pemadaman api yang menghanguskan kawasan TNGC. Namun api dengan cepat menyambar alang-alang kering yang berada di lokasi.

Sebagaimana diketahui, dalam waktu satu bulan ini kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai sudah tiga kali terbakar. Kebakaran pertama menghanguskan sekitar 94 hektare, kemudian pada kebakaran kedua sekitar 9,8 hektare.

"Kejadiannya api diketahui muncul pada pukul 12.00 WIB. Diduga api berasal dari Erpah Cibuntu, kemudian menyebar ke atas Arca Saninten dan Blok Cileutik," jelasnya.

Untuk memadamkan api, tim melakukan upaya pemadaman api dan pembuatan sekat bakar dari dua titik yaitu dari Desa Cibuntu sebanyak 50 personil dan Cileutik Desa Pasawahan 50 personil.

Hingga Senin (1/10) pukul 00.00 WIB, tim masih melakukan upaya pemadaman api yang masih menyala dan menyebar di 3 titik. Selain melakukan pemadaman dan pembuatan sekat bakar, tim juga menyisir dan memetakan lokasi yang terbakar dengan jumlah personil sebanyak 64 orang.

Pukul 16.00 WIB, akhirnya tim pemadaman dan pembuatan sekat bakar di Blok Cileutik Singkup selesai. Api sudah padam tinggal kepulan asap di area yang sudah dilokalisir dengan sekat bakar.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up