JawaPos Radar

Cek ke Rumah Sakit di Bandung, Polisi Tak Temukan Nama Ratna Sarumpaet

02/10/2018, 17:15 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Cek ke Rumah Sakit di Bandung, Polisi Tak Temukan Nama Ratna Sarumpaet
Aktivis Ratna Sarumpaet dipukuli orang tidak dikenal (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kabar pemukulan aktivis Ratna Sarumpaet oleh orang tidak dikenal seketika menggegerkan sejumlah pihak. Bahkan pihak kepolisian mencari tahu lokasi tempat ibu Atiqah Hasiholan itu dipukuli.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat Kombes Pol Umar Surya Fana mengaku, sudah menanyakan kepada sejumlah rumah sakit apakah pernah ada pasien bernama Ratna.

"Sampai saat ini dicek di Rumah Sakit Hasan Sadikin, lGD, dan beberapa RS di Bandung tidak ada nama Ratna Sarumpaet dirawat," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (2/10).

Cek ke Rumah Sakit di Bandung, Polisi Tak Temukan Nama Ratna Sarumpaet
Aktivis Ratna Sarumpaet dipukuli orang tidak dikenal (Dok. JawaPos.com)

Pihaknya pun belum menerima laporan adanya kasus pemukulan terhadap Ratna. "Termasuk LP baik di Polda dan di Mapolrestabes Bandung juga tidak ada yang laporan," sebut Umar.

Saat ini pihaknya juga mengecek ke tempat berobat. "Jajaran polsek sedang melakukan penyisiran di klinik-klinik," tukas dia.

Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Foto tersebut dikabarkan adalah aktivis hak asasi manusia (HAM) Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan wajah penuh lebam itu tak lain adalah Ratna Sarumpaet.

Bahkan bukan hanya dirinya yang mendapat foto itu. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga mendapatkannya. Mereka langsung mengonfirmasikan foto tersebut ke Ratna.

"Kemudian kami telepon Mbak Ratna. Jadi beliau dikeroyok," ujar Dahnil kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Dahnil menambahkan, pengeroyokan itu terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat. Saat itu Ratna Sarumpaet berada di bandara di Bandung. Kemudian dia dimasukkan ke dalam mobil dan dikeroyok oleh orang yang tidak ia ketahui.

"Jadi, beliau dikeroyok. Dibawa ke dalam mobil. Kami baru tahu juga tadi malam," katanya.

Saat ditelepon oleh Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet sangat ketakutan dan mengalami trauma hebat. Sehingga ia tidak berani melaporkan kejadian itu pada siapa pun.

Bahkan foto yang Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dapat juga bukan berasal dari Ratna Sarumpaet langsung, melainkan dari orang lain.

"Ternyata beliau ketakutan dan trauma sehingga beliau tidak melaporkannya ke siapa-siapa. Jadi, kami tidak tahu kenapa beliau trauma," pungkasnya.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up