JawaPos Radar

Fadli Zon Sebut Mubazir Laporkan Pengeroyokan Ratna ke Polisi

Bentuk Tim Investigasi Internal

02/10/2018, 16:28 WIB | Editor: Estu Suryowati
Fadli Zon Sebut Mubazir Laporkan Pengeroyokan Ratna ke Polisi
Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon berencana membentuk tim investigasi internal untuk menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet, menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Kejadian dikabarkan terjadi sepekan lalu. Namun, hingga saat ini yang bersangkutan belum buka suara.

Simpati berdatangan dari para kolega. Seiring bungkamnya Ratna, muncul berbagai spekulasi. Salah satunya, aksi pengeroyokan terhadap aktivis HAM itu bermuatan politik.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon sudah menjenguk Ratna pada Minggu (30/9). Dari keterangan Ratna, Fadli menyampaikan pengeroyokan terjadi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Fadli Zon Sebut Mubazir Laporkan Pengeroyokan Ratna ke Polisi
Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

"Tapi kalau tidak salah ada dua atau tiga orang, laki-laki semua," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/10).

Menurut Fadli, pihaknya berencana membentuk tim investigasi internal guna menyelidiki kasus penganiayaan tersebut lantaran mereka tidak percaya kepolisian bisa menuntaskan laporan Ratna Sarumpaet.

"Nanti akan kami investigasi secara internal juga. Karena kita juga tahu banyak laporan-laporan seperti itu. Tapi, ujung-ujungnya mubazir," pungkasnya.

Hoax! Kabar Ratna Dikeroyok di Bandara

Sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya lebam. Perempuan dalam foto dikabarkan adalah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan wajah penuh lebam itu tak lain adalah Ratna Sarumpaet. Dahnil menambahkan, pengeroyokan itu terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan, Ratna dikeroyok di dalam mobil saat berada di bandara di Bandung. Akan tetapi, informasi dari Dahnil itu dibantah oleh Humas Bandara Husein Sastranegara Bandung Mabruri dan Public Relation Manager Angkasa Pura II Yado Yarismano.

"Hoax itu," kata Mabruri lewat pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

"Saya udah konfirmasi, ini hoax Mas menurut teman-teman kami di lapangan. Di semua bandara Bandung tidak ada," kata Yado dihubungi terpisah.

(ce1/gwn/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up