JawaPos Radar

FPI sampai PA 212 bakal Temui Ratna Sarumpaet, Lokasinya Rahasia

02/10/2018, 16:27 WIB | Editor: Imam Solehudin
Ratna Sarumpaet
Akvitis HAM dan 2019 Ganti Presiden, Ratna Sarumpaet dikabarkan menjadi korban penganiayaan. Sejumlah tokoh (RMOL/JawaPos Grup)
Share this image

JawaPos.com - Kasus dugaan penganiayaan aktivis 2019 Ganti Presiden, Ratna Sarumpaet terus menyedot perhatian masyarakat. Sejumlah tokoh nasional, organisasi masyarakat dan tokoh yang berada di koalisi Indonesia Adil Makmur pun mewacanakan bertemu Ratna.

Mardani Ali Sera, selaku Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengaku telah menjadwalkan bersama juru kampanye nasional untuk bertemu Ratna Sarumpaet pada sore hari ini. Selain itu, hadir pula sejumlah ormas dan tokoh alumni 212.

"Sore ini bertemu, lagi nunggu teman-teman FPI lagi pengen ikut, tadi sudah kontak kontakan, 212 dan tim jurkamnas juga sudah siap," kata Mardani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (2/10).

Namun demikian, Mardani tak bisa menjelaskan lebih detail mengenai lokasi pertemuannya dengan Ratna. Begitupula ketika disinggung terkait lokasi keberadaan Ratna saat ini.

"Saya lagi nanya belum bisa kasih tahu, dengan alasan yang lebih baik, beliau tidak memberitahu, tapi kita akan janjian di suatu tempat," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Itu dikabarkan adalah aktivis hak asasi manusia (HAM), Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan penuh luka lebam adalah Ratna Sarumpaet.

Bahkan bukan hanya dirinya yang mendapat foto itu, melainkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga mendapatkannya. Langsung saja dikonfirmasi ke Ratna dan dibenarkannya.

"Kemudian kita telepon Mbak Ratna. Jadi beliau dikeroyok," ujar Dahnil kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Dahnil menambahkan, pengeroyokan itu terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat. Saat itu Ratna Sarumpaet berada di bandara di Bandung. Kemudian dia dimasukkan ke dalam mobil dan dikeroyok oleh orang yang tidak ia ketahuinya.

"Jadi beliau dikeroyok, dibawa ke dalam mobil. Kami baru tahu juga tadi malam," katanya.

Saat ditelepon oleh Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet sangat ketakutan dan mengalami trauma hebat. Sehingga ia tidak berani melaporkan kejadian itu ke siapa pun.

Asal foto yang didapat Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga bukan berasal langsung dari Ratna Sarumpaet, melainkan dari orang lain.

"Ternyata beliau ketakutan dan trauma sehingga beliau tidak melaporkannya ke siapa-siapa. Jadi kami tidak tahu kenapa beliau trauma," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up