JawaPos Radar

Ratna Sarumpaet Dianiaya

Fahira: Level Terendah Manusia itu Penganiaya Perempuan

02/10/2018, 16:25 WIB | Editor: Kuswandi
Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet saat diwawancarai awak media di gedung DPR, beberapa waktu lalu (Sabik/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kejahatan dugaan penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet mendapatkan sorotan. Karena dia mendapatkan penganiayaan itu hingga wajahnya lebam.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengutuk siapa pun pelaku di balik tindakan pengecut yang begitu tega menyerang seorang seorang ibu dan nenek dari cucu-cucunya ini.

Menurut Fahira, kejahatan biadab ini harus diusut tuntas. Bukan hanya karena menyakiti seorang perempuan bernama Ratna Sarumpaet. Tetapi juga karena menjadi ancaman bagi demokrasi dan kebebasan berpendapat di negeri ini.

“Level terendah dari seorang manusia itu adalah penganiaya perempuan. Para pelaku kejahatan biadab ini adalah manusia-manusia dengan level terendah atau mungkin sama sekali tidak punya rasa kemanusian," ujar Fahira dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com.

Fahira mengungkapkan, dari berbagai informasi yang terimanya, akibat kejadian ini Ratna dan keluarganya mengalami trauma dan syok. Kondisi ini menunjukkan kejadian yang menimpa Ratna memang kejahatan keji yang tidak pantas dialami siapa pun. Terlebih Ratna adalah seorang perempuan dan pejuang demokrasi yang sudah bersuara lantang sejak lama.

“Jujur saya marah. Hati saya terusik. Beliau itu berani karena memang apa yang disampaikannya memiliki nilai kebenaran. Dia paling tidak bisa diam jika melihat ada ketidakadilan terjadi," katanya.

"Orang-orang seperti Kak Ratna ini penjaga nilai-nilai kemanusian di setiap rezim. Sampai kapan pun saya tidak terima dia diperlakukan seperti ini. Saya akan kawal sampai kapan pun hingga para pelaku biadab ini ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” pungkas senator Jakarta itu.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up