JawaPos Radar

Media Asing Laporkan 34 Jenazah Siswa Ditemukan Usai Gempa Sulteng

02/10/2018, 16:11 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
gempa, tsunami, sulteng, gempa sulteng, gempa sulawesi tengah,
Para petugas penyelamat menemukan 34 siswa yang tewas saat tanah longsor yang disebabkan oleh gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat, (28/9) (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Para petugas penyelamat menemukan 34 siswa yang tewas saat tanah longsor yang disebabkan oleh gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat, (28/9). Jenazah tersebut ditemukan para petugas pada Selasa, (2/10).

"Sebanyak 34 mayat ditemukan oleh tim," kata Juru Bicara Palang Merah Indonesia Aulia Arriani kepada AFP pada Selasa, (2/10). Dia menambahkan, 86 siswa pada awalnya dilaporkan hilang dari kamp studi Alkitab di Pusat Pelatihan Gereja Jonooge di distrik Sigi Biromaru.

Arriani mengatakan, penyelamat menghadapi medan yang sulit untuk mencapai tanah longsor dan pada akhirnya mengambil para korban. "Masalah yang paling menantang adalah berjalan di lumpur selama 1,5 jam dengan berjalan kaki sambil membawa jenazah ke ambulans," katanya.

gempa, tsunami, sulteng, gempa sulteng, gempa sulawesi tengah,
Arriani mengatakan, penyelamat menghadapi medan yang sulit untuk mencapai tanah longsor dan pada akhirnya mengambil para korban (AFP)

Penemuan ini menambah jumlah korban tewas. Setidaknya 844 orang sudah diketahui meninggal, tetapi para pejabat mengatakan, jumlah itu pasti akan meningkat mungkin ke dalam ribuan. Kabupaten Sigi Biromaru yang berbukit-bukit adalah salah satu daerah yang terpencil, terletak di sebelah tenggara Kota Palu.

Orang-orang yang selamat pun kini harus berjuang melawan kehausan dan kelaparan, dengan makanan dan air bersih yang terbatas, dan rumah sakit setempat kewalahan oleh jumlah yang terluka. Upaya penyelamatan terhambat oleh kurangnya alat berat, hubungan transportasi yang terputus, dan skala kerusakan.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memimpin upaya penyelamatan, tetapi setelah naik banding dan mengizinkan bantuan internasional oleh Presiden RI Joko Widodo, (Lembaga Swadaya Masyarakat) LSM, negara tetangga juga memiliki boleh tim di lapangan di Palu.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up