JawaPos Radar

Narkoba Senilai Rp 50 Miliar Dimusnahkan

02/10/2018, 15:33 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Narkoba Senilai Rp 50 Miliar Dimusnahkan
Ilustrasi: Polres Jakbar memusnahkan narkoba senilai Rp 50 miliar, Selasa (2/10). (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Barat, musnahkan narkoba senilai Rp 50 miliar. Barang haram yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan periode Agustus dan September 2018 oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran polsek.

Dalam pemusnahan barang bukti zat adiktif itu, dihadiri juga perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat, serta Kapolsek wilayah hukum Polres Jakarta Barat.

Wakapolres Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat menjelaskan, bahwa barang bukti yang dimusnahkan sudah mendapat ketetapan status sita dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Barang bukti yang dimusnahkan berupa narkoba jenis sabu, pil ekstaasi, dan ganja serta bahan-bahan untuk pembuatan sabu.

"Barang bukti yang kami musnahkan antaranya 33 kilogram sabu, 630 pil ekstasi, 12,5 kg ganja. Ada juga yang dimusnahkan, berupa bahan-bahan pembuat sabu antaranya 8.164 butir pil neo napazin, serbuk 16.065 gram dan cair seberat 92.200 ml," jelas Hanny, Senin (2/10).

AKBP Hanny menambahkan, alat yang digunakan dalam pemusnahan merupakan alat yang canggih. Didatangkan langsung oleh BNN untuk pemusnahan di Polres Metro Jakarta Barat. "Pakai alat milik BNN yang sudah canggih," katanya.

Berdasarkan pemaparan dari Kasat Resnarkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Fredrik, barang bukti sabu yang diamankan dari dua lokasi yang berbeda. Yakni 29 kg sabu di Koja, Jakarta Utara dan 4 kg sabu di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

"Dan untuk pengungkapan pabrik pembuat sabu itu di kawasan Cipondoh, Tangerang sedangkan untuk 14 kg ganja kami ungkap di daerah Pondok Aren, Tangerang, Banten," terang AKBP Erick.

AKBP Erick menambahkan pihaknya juga mengamankan 14 orang tersangka atas kasus ini. Mereka nantinya akan dijerat dengan pasal yang berlapis dengan hukuman kurungan penjara seumur hidup atau kurang lebih 20 tahun.

"Hasil ungkap ini, kami amankan 14 orang tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI No Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup," Ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Barat Denny Ramadhani, merasa bangga atas kinerja kepolisian. Karena berhasil mengungkap home industry narkoba di kawasan Cipondoh, Tangerang dan Cibinong, Jawa Barat.

"Saya bangga atas kinerja maksimal Polres Metro Jakarta Barat dalam langkah pemberantasan terhadap narkoba," tutur Denny.

(dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up