JawaPos Radar

Mardani Duga Ratna Dikeroyok Lantaran Vokal Suarakan Ganti Presiden

02/10/2018, 15:29 WIB | Editor: Estu Suryowati
Mardani Duga Ratna Dikeroyok Lantaran Vokal Suarakan Ganti Presiden
Aktivis Ratna Sarumpaet usai melakukan pertemuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/9). Ratna baru-baru ini menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Bandung. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Inisiator gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera menengarai pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet bermuatan politis. Menurut elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, pengeroyokan terjadi karena Ratna vokal mengkritik pemerintah.

"Saya agak bisa ambil kesimpulan ini upaya untuk membungkam Ratna Sarumpaet," kata Mardani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/10).

Mardani menambahkan, sebagai korban tentu Ratna yang paling tahu motif dari penganiayaan tersebut. Hanya saja, dia melihat selama ini koleganya itu memang sangat vokal menyuarakan #2019GantiPresiden.

Mardani Duga Ratna Dikeroyok Lantaran Vokal Suarakan Ganti Presiden
Inisiator gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera menengarai pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet bermuatan politis. (Igman Ibrahim/JawaPos.com)

"Bagi saya ini sesuatu yang tidak perlu terjadi. Siapa pun berhak untuk mengemukakan pendapatnya. Kami selalu melakukan pendekatan yang santun. #2019GantiPresiden itu gerakan sosial yang ingin negeri ini baik," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi itu.

Menurut Mardani, kritik yang dilayangkan Ratna kepada pemerintah merupakan bagian dari demokrasi. Kritik, kata dia, berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

"Adanya oposisi dalam sistem demokrasi itu kan baik. Dia menjaga demokrasi untuk tumbuh. Ada kontrol. Jadi, orang seperti Ratna bermanfaat besar bagi Pak Jokowi dan kawan-kawan. Karena kalau tidak ada orang seperti Ratna, akan muncul diktator," pungkasnya.

Hoax! Kabar Ratna Dikeroyok di Bandara

Sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Perempuan dalam foto dikabarkan adalah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan penuh luka lebam itu tak lain adalah Ratna Sarumpaet. Dahnil menambahkan, pengeroyokan terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan, Ratna dikeroyok di dalam mobil saat berada di bandara di Bandung. Akan tetapi, informasi dari Dahnil ini dibantah oleh Humas Bandara Husein Sastranegara Bandung, Mabruri, dan Public Relation Manager Angkasa Pura II, Yado Yarismano.

"Hoax itu," kata Mabruri lewat pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

"Saya udah konfirmasi, ini hoax Mas menurut teman-teman kami di lapangan. Di semua bandara Bandung tidak ada," kata Yado dihubungi terpisah.

(ce1/aim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up