JawaPos Radar

Polrestabes Bandung Cari Kebenaran Pengeroyokan Ratna Sarumpaet

02/10/2018, 15:03 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Aktivis HAM Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan orang tak dikenal. Fotonya wajarhnya yang bakal belur, belakangan beredar di media sosial.
Aktivis HAM Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan orang tak dikenal. Fotonya wajarhnya yang bakal belur, belakangan beredar di media sosial. (RMOL/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Polrestabes Bandung belum menerima laporan terkait kabar penganiayaan atau pemukulan terhadap seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet di Bandung. Pasalnya hingga saat ini masih dilakukan pengecekan di Polsek dan Polres di Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, pihaknya mengetahui informasi adanya pemukulan terhadap Ratna Sarumpaet dari media. Maka setelah viral dilakukan pengecekan.

"Kami dapat informasi dari media bahwa ada penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Sedang kami lalukan pengecekan ke Polsek-Polsek dan Polres tentang ada tidaknya laporan itu," kata Irman di Mapolrestabes Bandung, Selasa (2/10).

Pasalnya berdasarkan informasi kejadian tersebut berlangsung pada 21 September 2018 lalu. Hingga saat ini 2 Oktober 2018 belum ada laporan kejadian itu.

"Jadi sedang kami lakukan pendalaman. Sampai saat ini tidak ada laporan kami masih lakukan pendalaman agar lebih jelas terkait informasi tersebut," ungkapnya.

Perihal informasi pemukulan tersebut tersebar di media sosial, pihaknya sangat menyayangkan. Karena jika ada kejadian maka harus langsung melaporkan kepada pihak berwenang agar bisa dilakukan tindakan hukum.

"Tentu kami menyayangkan, kalau ada (kejadian) sebaiknya segera melaporkan ke pihak kepolisian agar bisa dilakukan langkah-langkah hukum untuk mengungkap laporan tersebut," pungkasnya.

(ona/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up