JawaPos Radar

Takut dan Trauma, Rachel Maryam Sebut Ratna Sarumpaet Pilih Sembunyi

02/10/2018, 14:15 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Takut dan Trauma, Rachel Maryam Sebut Ratna Sarumpaet Pilih Sembunyi
Rachel Maryam benarkan Ratna Sarumpaet babak belur dipukuli. Tetapi, Rachel mengatakan beritanya tidak viral karena Ratna Sarumpaet takut dan trauma (Elfany/Jawa Pos.com)
Share this image

JawaPos.com - Aktivis Ratna Sarumpaet dikabarkan dipukuli oleh sejumlah orang tak dikenal di Bandung. Dalam foto yang beredar di media sosial, Ratna Sarumpaet terlihat babak belur dengan luka lebam-lebam di wajahnya.

Ratna Sarumpaet sendiri hingga saat ini belum bisa dihubungi, begitu pun dengan anaknya, Atiqah Hasiholan. Namun, anggota DPR asal Partai Gerindra, Rachel Maryam membenarkan jika Ratna menjadi korban pemukulan.

Namun, berita tentang penganiayaan Ratna itu tidak beredar atas permintaan Ratna. Menurut Rachel, justru saat ini Ratna masih ketakutan dan mengalami trauma hingga menyembunyikan tempat dia dirawat.

Takut dan Trauma, Rachel Maryam Sebut Ratna Sarumpaet Pilih Sembunyi
Ratna Sarumpaet babak belur dipukuli di Bandung, pada 21 September dan bukan kemarin. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

Hal itu disampaikan Rachel menanggapi ramainya kabar pemukulan terhadap Ratna Sarumapet yang beredar di media sosial.

"Setelah dikonfirmasi, kejadian penganiayaan benar terjadi. hanya saja waktu penganiayaan bukan semalam melainkan tgl 21 kemarin. Berita tidak keluar karena permintaan bunda @RatnaSpaet pribadi, beliau ketakutan dan trauma. Mohon doa," tulis Rachel di Twitter pribadinya @cumarachel diakses Selasa (2/10).

Sebelumnya, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa rencananya Prabowo Subianto bakal melihat kondisi Ratna Sarumpaet.

"Rencananya Pak Prabowo hari ini bakal mengunjunginnya. Mungkin nanti dikabari," ujar Dahnil Anzar kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Dahnil mengatakan bahwa Ratna saat ini sudah berada di kediamannya. Sebelumnya, Ratna menjalani perawatan di kawasan Bandung sejak peristiwa 21 September 2018.

Saat ditelepon oleh Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet sangat ketakutan dan mengalami trauma mendalam. Itu sebabnya Ratna tidak berani melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke siapa pun.

(yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up