JawaPos Radar

Perjalanan Sehelai Kain Meriahkan HBN di Solo

02/10/2018, 13:20 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Hari Batik Nasional
SENDRATARI: Sendratari Perjalanan Sehelai Kain saat dimainkan di acara peringatan HBN, Selasa (2/10). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Puncak peringatan Hari Batik Nasional (HBN) untuk pertama kalinya diadakan di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Tepatnya di Dalem Gondosuli, Laweyan, Selasa (2/10).

Acara dimeriahkan dengan pementasan sendratari berjudul Perjalanan Sehelai Kain. Dalam pentas diceritakan mengenai kisah dari seorang pemuda yang mengangkat budaya batik dan berhasil melestarikannya sampai sekarang.

Ketua Panitia HBN Titiek Imawati menerangkan, pemilihan Kota Solo sebagai penyelenggaraan peringatan HBN bukan tanpa alasan. Selama ini Solo sangat identik dengan batik. Terbukti dengan adanya dua kampung batik di Kota Bengawan.

"Solo menjadi kota pertama yang mengadakan peringatan HBN. Dari sejarahnya batik pernah hadir di Laweyan," urai Titiek kepada JawaPos.com di sela peringatan HBN.

Peringatan HBN diharapkan bisa kembali menggeliatkan budaya batik di tanah air. Titiek tidak memungkiri jika selama ini generasi muda memang kurang tertarik terhadap batik. Untuk itu, peringatan HBN terus dilakukan untuk menarik perhatian dari para remaja. "Kami khawatir lama-kelamaan tidak ada lagi yang mau menjadi pembatik, generasi muda tidak mau membatik," ucapnya.

Melalui gelaran ini, Titiek juga mengajak kepada generasi muda agar mau menjadi pembatik. Meskipun penghasilan dari membatik tidak besar. Tapi dengan adanya regenerasi pembatik, maka bisa melestarikan batik yang merupakan peninggalan para leluhur.

Pada kesempatan yang sama, pemilik Dalem Gondosuli Heru Notodiningrat mengatakan, kegiatan HBN salah satunya untuk nguri-uri budaya Jawa. Termasuk juga untuk menarik minat generasi penerus terhadap batik. Sehingga batik bisa tetap lestari dan terjaga.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up