JawaPos Radar

Seorang Perempuan Mengaku Diperkosa Ronaldo

02/10/2018, 13:14 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Ronaldo, Cristiano Ronaldo, juventus, pemerkosaan,
JawaPos.com - Seorang perempuan Nevada, AS, bernama Kathryn Mayorga menggugat bintang sepak bola Cristiano Ronaldo dan berpartisipasi dalam penyelidikan atas kasus perkosaan di sebuah hotel di Las Vegas pada 2009 (Eye Witness Football)
Share this image

JawaPos.com - Seorang perempuan Nevada, AS, bernama Kathryn Mayorga menggugat bintang sepak bola Cristiano Ronaldo dan berpartisipasi dalam penyelidikan atas kasus perkosaan di sebuah hotel di Las Vegas pada 2009. Namun, pengacara Ronaldo mengancam akan menuntut sebuah majalah Jerman yang menerbitkan tuduhan itu.

Mayorga menggugat Ronaldo di pengadilan distrik di Clark County, Nevada pada Kamis pekan lalu. Dia juga berusaha membatalkan pembayaran paksaan dari Ronaldo sebesar USD 375.000 agar dia menutup mulutnya.

Pada Senin, (1/10), pengacara Ronaldo, Schertz mengatakan, ia tak akan berkomentar mengenai hal ini. Namun, dia menyebut Majalah Jerman Der Spiegel yang membongkar kasus itu Ia menilai hal itu tak dapat diterima karena itu adalah ranah privasi.

Ronaldo, Cristiano Ronaldo, juventus, pemerkosaan,
Mayorga menggugat Ronaldo di pengadilan distrik di Clark County, Nevada pada Kamis pekan lalu. Dia juga berusaha membatalkan pembayaran paksaan dari Ronaldo sebesar USD 375.000 agar dia menutup mulut (Jawapos)

Dilansir Channel News Asia pada Selasa, (2/10), gugatan menyatakan Ronaldo bertemu Mayorga di klub malam Las Vegas pada Juni 2009 dan malam berikutnya mengundang sekelompok orang, termasuk Mayorga, kembali ke penthouse suite tempat dia menginap.

Malam itu, Ronaldo meminta Mayorga untuk berhubungan seks dengan dirinya di kamar mandi saat ia berganti pakaian. Dia kemudian menarik Mayorga ke kamar tidur dan memperkosanya saat dia berteriak, "Tidak, tidak, tidak," kata gugatan itu.

"Usai memaksanya berhubungan seks, Ronaldo mengizinkan Mayorga meninggalkan kamar tidur. Ia bahkan menyatakan menyesal melakukan hal itu," kata gugatan itu.

Polisi Metropolitan Las Vegas pada hari Senin mengatakan, sebuah laporan insiden dengan nomor yang tercantum dalam gugatan Mayorga diajukan pada malam dugaan serangan. Polisi menambahkan, kasus itu dibuka kembali bulan lalu setelah korban yang tidak dikenal datang dengan informasi baru. Mereka menolak untuk mengatakan apakah pemain bola itu menjadi subjek penyelidikan.

Wakil Kepala Redaksi Der Spiegel, Alfred Weinzierl mengatakan, majalah itu sepenuhnya menuliskan berdasarkan cerita nyata. "Kami telah bekerja secara profesional sebagai wartawan, dihadapkan, dan meletakkan bukti. Schertz mengklaim bahwa ini ilegal. Kami mengatakan, ini diizinkan di bawah undang-undang pers Jerman," kata Weinzierl dalam sebuah pernyataan.

Leslie Stovall, pengacara Mayorga, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa kliennya ingin mendapatkan keadilan dengan meminta pertanggungjawaban Cristiano Ronaldo atas perbuatannya.

Mayorga mengatakan kepada Der Spiegel bahwa dia tidak lagi merasa terikat oleh perjanjian non-pengungkapan karena dia menderita akibat sebuah malam sembilan tahun yang lalu.

Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik tahun ini dan ditransfer ke Juventus dari Real Madrid seharga USD 116 juta. Klub Italia itu menolak untuk mengomentari laporan Der Spiegel pada hari Jumat.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up