JawaPos Radar

Kisah Toilet Mengubah Hidup Orang India

02/10/2018, 18:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
narendra modi, toilet, buang air besar,
Rumah-rumah di Bhuwalia sekarang membanggakan toilet dengan teknologi twin-pit yang tidak memerlukan saluran pembuangan, dan desain mutakhir yang meminimalkan penggunaan air di wilayah yang rawan kekeringan (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Petani India Kokila Damor selalu menantikan untuk mengunjungi rumah sakit di kota. Bukan karena dirinya sakit, melainkan hanya agar dia bisa menggunakan toilet rumah sakit tersebut.

Namun itu dulu, sekarang dia bukan hanya memiliki toilet, tetapi dia juga panutan dalam hal sanitasi bagi masyarakat lainnya di Rajashtan karena telah mengajarkan untuk terbiasa buang air besar di toilet. Biasanya mereka lakukan itu di tempat terbuka sejak zaman dahulu.

"Memiliki toilet telah mengubah hidup saya. Saya bisa tidur lebih lama. Sebelumnya saya harus buru-buru keluar jam empat pagi," kata Damor, ibu tiga anak berusia tiga puluh tiga tahun dilansir dari AFP.

narendra modi, toilet, buang air besar,
Di bawah skema pemerintahan Narendra Modi, setiap rumah tangga mendapatkan USD 205 masing-masing untuk membangun toilet. Pemerintah India mengatakan telah membangun lebih dari 86 juta toilet (Financial Express)

"Saya akan selalu mencari alasan untuk pergi ke rumah sakit karena saya suka menggunakan toilet yang layak dengan pintu, air dan lampu," katanya. Ibaratnya toilet menjadi barang mewah di India.

Tapi Bhuwalia, desanya, adalah salah satu kisah sukses dari upaya untuk mensejahterahkan kesehatan masyarakat yang diluncurkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi. Desa itu pula yang akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi sanitasi di Delhi pekan ini.

Rumah-rumah di Bhuwalia sekarang membanggakan toilet dengan teknologi twin-pit yang tidak memerlukan saluran pembuangan, dan desain mutakhir yang meminimalkan penggunaan air di wilayah yang rawan kekeringan.

Penyakit yang disebabkan oleh sanitasi yang buruk dan air yang tidak aman membunuh sekitar 1,4 juta anak setiap tahun di seluruh dunia. Korban akibat ini lebih dari penyakit campak, malaria, dan AIDS.

Di bawah skema pemerintahan Narendra Modi, setiap rumah tangga mendapatkan USD 205 masing-masing untuk membangun toilet. Pemerintah India mengatakan telah membangun lebih dari 86 juta toilet di seluruh negara sejak Oktober 2014.

Ia juga memangkas jumlah orang yang dipaksa untuk pergi ke toilet di tempat terbuka dari 550 juta pada 2014 menjadi kurang dari 150 juta. Kampanye yang mengeluarkan banyak dana ini menggabungkan peningkatan kesadaran, memberikan subsidi untuk membuat toilet, dan mempermalukan mereka yang masih membebaskan diri buang air di tempat terbuka.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up