JawaPos Radar

Atlet Paralayang Korban Gempa Sulteng

Jenazah Ardi Kurniawan Dipulangkan ke Batu

02/10/2018, 12:45 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Mahfud
Sekretaris KONI Kota Batu Mahfud. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Atlet paralayang Jawa Timur (Jatim) Ardi Kurniawan menjadi korban tewas dalam gempa bumi di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pihak keluarga berharap jenazah korban bisa dimakamkan di kampung halamannya, yakni Kota Batu.

KONI Batu pun berupaya agar jenazah peraih medali emas SEA Games 2011 itu dapat dipulangkan. Administrasi permohonan pemulangan jenazah sedang diurus. Tim dari satgas Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) juga sudah berada di Palu.

"Posisi di sana, sudah bisa ajukan permohonan jenazah almarhum dibawa pulang. Sementara sudah bisa, dipending dulu. Jadi tidak ikut pemakaman masal," ujar Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Mahfud ketika takziah ke rumah duka, Selasa (2/10).

Kini, KONI Batu masih menunggu kabar selanjutnya terkait pemulangan jenazah hingga pukul 24.00 WITA. "Kami juga sudah koordinasi denga BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Batu, ada tim di sana. Pemkot Batu sudah buat surat permohonan resmi (pemulangan jenazah) by email maupun fax," terangnya.

Mahfud menjelaskan, jenazah Ardi bisa dipulangkan dengan beberapa persyaratan. "Dengan catatan pengambilan sudah ada yang bertanggungawab. Kalau surat sudah lengkap, tergantung nanti dibawa Hercules bagaimana. Masih menunggu sampai nanti pukul 24.00 WITA," imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dia terima, satgas yang berada di Palu masih kesulitan terkait peti jenazah. "Keluarga berharap besar (jenazah) bisa dibawa pulang. Keluarga minta dimakamkan di Batu," jelasnya.

Jenazah Ardi sendiri ditemukan di bawah reruntuhan Hotel Roa-toa sekitar pukul 09.40 WITA atau pukul 07.40 WIB. Jenazah ditemukan saat alat berat membongkar reruntuhan bangunan. Jenazah Ardi dikenali berdasarkan identitas yang masih melekat dibadannya. "Ada ID Card nya," imbuhnya.

Setelah penemuan Ardi, masih ada dua atlet paralayang asal Malang yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Yakni, Reza Kambey dan Fahmi.

(fis/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up