JawaPos Radar

Begini Tanggapan Polisi Soal Pemukulan Ratna Sarumpaet

02/10/2018, 11:29 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ratna Sarumpaet dipukuli orang tidak dikenal
Ratna Sarumpaet dipukuli orang tidak dikenal (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet dipukuli orang tidak dikenal. Wajahnya penuh luka lebam. Ditanya mengenai hal ini, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengaku belum menerima informasi adanya pemukulan terhadap Ratna Sarumpaet.

"Saya belum mendapatkan informasi laporan kejadiannya. Kapan kejadiannya?" ujar dia saat dihubungi, Selasa (2/10).

Trunoyudo malah balik bertanya tempat tepatnya aktivis 212 itu dipukuli. "Bandung mana, kota atau kabupaten?" tanya dia.

Trunoyodho pun meminta agar hal ini dilaporkan ke pihak kepolisian. "Apakah ada laporan polisi ke kepolisian agar dapat dicek," tukasnya.

Sebelumnya, beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Itu dikabarkan adalah aktivis hak asasi manusia (HAM), Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan penuh luka lebam itu adalah Ratna Sarumpaet.

Bahkan bukan hanya dirinya yang mendapat foto itu, melainkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pun mendapatkannya. Seketika langsung dikonfirmasi dan Ratna membenarkannya.

"Kemudian kita telepon Mbak Ratna. Jadi beliau dikeroyok," ujar Dahnil kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Dahnil menambahkan, pengeroyokan itu terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat. Saat itu Ratna Sarumpaet berada di bandara di Bandung. Kemudian dia dimasukkan ke dalam mobil dan dikeroyok oleh orang yang tidak ia ketahuinya.

"Jadi beliau dikeroyok, dibawa ke dalam mobil. Kami baru tahu juga tadi malam," katanya.

Saat ditelepon oleh Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet sangat ketakutan dan mengalami trauma hebat. Sehingga ia tidak berani melaporkan kejadian itu ke siapa pun.

Asal foto yang didapat Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga bukan berasal langsung dari Ratna Sarumpaet, melainkan dari orang lain.

"Ternyata beliau ketakutan dan trauma sehingga beliau tidak melaporkannya ke siapa-siapa. Jadi kami tidak tahu kenapa beliau trauma," pungkasnya.

(dna/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up