JawaPos Radar

Tidak Mabuk, Begini Kata Saksi Soal Kecelakaan Marko Simic

02/10/2018, 11:21 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tidak Mabuk, Begini Kata Saksi Soal Kecelakaan Marko Simic
Penyerang Persija Jakarta Marco Simic kecelakaan di Simpang Susun Semanggi (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menimpa penyerang Persija Jakarta Marko Simic di jalan layang Simpang Susun Semanggi atas atau di depan Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin malam (1/10) menimbulkan pertanyaan. Apakah bomber asal Krosia itu dalam keadaan mabuk saat berkendara mobil SUV sport berwarna hitam?

Menurut keterangan saksi, Supriyadi, 30, mobil dinas Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pam Obvit) Polda Metro Jaya, bernopol 15712-VII yang berada di pinggir jalan layang hanya menyalakan lampu darurat dan tidak menambahkan tanda yang menunjukkan mobil itu sedang dalam kondisi mogok.

"Setahu saya pada saat saya datang, mobil yang ditabrak oleh Marko Simic itu hanya menyalakan lampu hazard saja, tidak ada tanda lain," ungkap Supri pada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Tidak Mabuk, Begini Kata Saksi Soal Kecelakaan Marko Simic
Penyerang Persija Jakarta Marco Simic kecelakaan di Simpang Susun Semanggi (Istimewa)

Supri juga menjelaskan, mobil Land Cruiser bernopol B 1250 MO yang dikendarai striker Persija Jakarta itu datang dari arah Slipi menuju Blok M, menabrak mobil dari dinas Dit Pam Obvit bernopol 15712-VII di bagian belakang sebelah kanan. Kerusakan yang dialami kedua kendaraan cukup parah. Namun tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

"Mobil yang dikendarai Marko Simic itu melaju dari arah Slipi menuju Blok M, dengan kecepatan yang belum saya ketahui. Namun jika saya lihat dari kerusakannya, benturan yang terjadi cukup keras. Alhasil kedua mobil mengalami kerusakan yang cukup parah. Untuk korban sendiri tidak ada, hanya Marko Simic mengalami luka lebam di tangan akibat benturan," jelas Supri.

Sementara itu, keterangan dari saksi lainnya, petugas mobil derek yang bertugas mengangkut barang bukti berupa mobil milik Marko Simic dan dinas Pam Obvit, Wahyu mengatakan, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Akan tetapi kedua mobil ringsek akibat benturan yang terjadi.

"Saya hanya bertugas menderek mobil, pada saat kejadian saya belum berada di TKP. Kalau untuk korban tidak ada, hanya saja mobil yang saya angkut keduanya mengalami kerusakan cukup parah, akibat benturan yang terjadi mungkin," ujar Wahyu.

Berdasarkan keterangan, Supriyadi juga mengungkap, tidak adanya indikasi yang mengarahkan striker asal Rusia itu berkendara dalam kondisi pengaruh minuman keras atau sejenisnya. Supri memperkirakan mobil yang terparkir karena mogok itu tidak memakai segitiga pengaman, yang berfungsi sebagai tanda untuk kendaraan lain agar berhati-hati jika ada kendaraan yang sedang mogok.

"Kalau dibilang mabuk itu tidak, karena saya sempat bersalaman dan berpelukan dengan Marko Simic, tidak tercium aroma alkohol dari mulutnya saat berbicara. Mungkin dia hanya kaget karena mobil yang mogok hanya pakai lampu hazard tidak ditambahkan dengan segitiga pengaman," tutup Supriyadi.

(ce1/dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up