JawaPos Radar

Piala Asia U-16 2018

Gagal ke Piala Dunia, Timnas U-16 Indonesia Malah Cetak Rekor Apik

02/10/2018, 10:28 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, Piala Asia U-16 2018
Timnas U-16 Indonesia tetap bikin bangga suporter (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Impian Timnas U-16 Indonesia berlaga di Piala Dunia U-17 2019 harus pupus di tangan Australia. Namun, nyatanya mereka tetap membanggakan dan mencetak rekor dalam perjalanannya di Piala Asia U-16 2018.

Garuda Asia—julukan Timnas U-16 harus takluk 2-3 dari Australia di Stadion Bukit Jalil, Senin (1/10). Dua gol dari Sutan Zico dan Rendy Juliansyah harus dibalas tiga oleh Daniel Walsh, Adam Leombruno, dan Noah Botic.

Nyatanya meski gagal ke Piala Dunia, pasukan Fakhri Husaini tetap memenangkan hati suporter Indonesia. Bukan tanpa sebab, mereka untuk kali pertama sejak 1990 lalu sukses melejit ke fase quarter final.

Jangankan lolos grup, masuk ke dalam putaran final saja bagi Timnas U-16 sebelum era Amiruddin Bagus Kahfi nyatanya sangat sulit. Tercatat, sejak prestasi terbaik jadi juara keempat pada 1990 lalu, mereka cuma tiga kali main di Piala Asia. Sisanya tak mampu lolos.

Bahkan, pada 2008 dan 2010 lalu, Garuda Asia cuma jadi bulan-bulanan lawan di fase grup. Gelaran 2008 lebih parah, dari tiga pertandingan Indonesia selalu kalah dan total kemasukan 12 gol, serta cuma memasukkan satu biji gol saja.

Pada gelaran kali ini, Garuda Asia sukses menunjukkan kepada dunia dengan lolos sebagai juara Grup C. Mereka bahkan berhasil memulangkan runner-up gelaran 2016, Iran dan Vietnam lebih awal.

"Saya bangga dengan perjuangan anak-anak di lapangan. Mereka harus belajar menerima hasil. Ini sepak bola. Tidak semua hasil yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan," ujar Fakhri Husaini usai laga.

"Mereka harus bangkit kembali dan melupakan hasil ini karena mereka punya masa depan cemerlang di hadapannya," tandas dia.

(ies/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up