JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gempa Sulawesi Tengah

Wiranto Beberkan Jenis Bantuan yang Jadi Prioritas Korban Gempa

02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Wiranto
Menkopolhukam Wiranto. Wiranto mengatakan bahwa prioritas penyaluran bantuan untuk korban gempa Sulawesi Tengah melalui jalur udara. (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk menerima bantuan dari pihak luar negeri dalam menangani gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Namun tidak sembarang bantuan bisa masuk ke Indonesia.

Nantinya akan ada seleksi terlebih dahulu sesuai kebutuhan para pengungsi.

Menteri Kordinator Bidang Politik,Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang juga sebagai kordinator penanggulangan bencana Sulteng mengatakan, ada beberapa jenis bantuan yang dibutuhkan para pengungsi. Bantuan itu bisa berupa barang, alat maupun keahlian yang dapat difungsikan dalam keadaan tertentu.

"Bantuan itu bisa berwujud barang, alat bisa berwujud keahlian tertentu. Yang penting adalah time frame-nya tepat. Bantuan itu tepat waktu datangnya, sehingga saat dibutuhkan muncul nilai gunanya," ujar Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/10).

Mantan Panglima TNI itu menjelaskan bahwa bantuan yang sangat dibutuhkan yakni yang langsung dirasakan masyarakat. Seperti halnya transportasi untuk menyalurkan logistik.

Namun mengingat akses ke lokasi terdampak gempa masih sangat terbatas, maka bantuan transportasi udara sangat diprioritaskan.

"Kita tahu bahwa saat ini itu PLN mati. Kemudian BBM langka. Komunikasi seluler mati. Kemudian beberapa jalan darat putus. Sehingga yang paling efektif adalah bantuan cepat dari udara," jelas Wiranto.

Namun pesawat yang dibutuhkan juga hanya kategori tertentu. Seperti tipe pesawat c-130, atau pesawat boeing tipe 737 seri 400/500. Hal itu disesuaikan dengan landasan pacu yang tersedia di Palu. Dari 2.500 meter yang ada, hanya 2.000 meter yang bisa di gunakan.

Selain itu bantuan lain menurut Wiranto yang dibutuhkan segera yakni berupa genset. Sebab masih banyak sekali daerah yang terisolir oleh listrik. Hal itu menyebabkan pasokan air bersih pun turut menipis, karena butuh listrik untuk menghidupkan pompa air.

"Kita juga meminta bantuan genset-genset kepada negara-negara donor itu. Kemudian juga foging. Ada jenis foging untuk menetralisir jenazah-jenazah yang terlambat dikubur yang bisa menimbulkan penyakit," pungkasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 02 Oktober 2018, 09:40:02 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up