JawaPos Radar

30 Personel Cari Nelayan Hilang di Watu Lepek

02/10/2018, 09:27 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Nelayan Hilang
PENCARIAN: Personel gabungan mencari Poniman, nelayan yang hilang dan belum ditemukan. (Dok. PMI Kabupaten Malang)
Share this image

JawaPos.com - Poniman hilang saat memancing di perairan Watu Lepek, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat (28/9) lalu. Hingga kini keberadaannya belum diketahui.

Sebanyak 30 personel gabungan dikerahkan untuk mencari Poniman. Tim berasal dari unsur Satpolair Polres Malang, Basarnas, PMI, BPBD dan SAR. Mereka menyisir dari titik hilangnya Poniman hingga beberapa kilometer ke arah Barat. "Belum ditemukan tanda keberadaan korban. Begitu juga dengan perahu yang dia gunakan," kata Kasatpolair Porles Malang AKP Dwiko Gunawan.

Terakhir, tim pencari hanya menemukan sebungkus roti yang diduga milik korban. Roti merk Arema itu ditemukan mengapung di laut. Biasanya ketika memancing, Poniman membawa roti itu sebagai bekal.

Selasa (2/10) ini, pencarian dilakukan dengan menyisir dari Pantai Batu Bengkung ke Timur. Pencarian dilakukan hingga Sendang Biru. Rencananya, pencarian dilakukan hingga Rabu (3/10) besok.

"Penyisiran lewat laut dari Lenggoksono, Tirtoyudo menuju ke Sendang Biru," kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Muji Utomo, Selasa (2/10).

Jumat (28/9) lalu sekitar pukul 05.00 WIB, Poniman dan Sukir berangkat dari Pantai Ungapan untuk memancing ikan. Masing-masing menggunakan perahu jenis kunting.

Sekitar pukul 09.00, Sukir yang saat itu di perairan Watu Leter masih melihat korban sedang memancing di perairan Watu Lepek. Selang satu jam, saksi kembali ke Pantai Ungapan dan menunggu korban di parkiran. Namun ketika tengah hari, saksi kembali ke pantai dan tidak mendapatkan korban di sana. Saksi mengira Poniman kembali ke rumahnya.

Namun ketika dicari, Poniman tidak ada di rumah. Korban juga tidak ada di pengepul ikan tempatnya biasa menjual hasil tangkapan. Akhirnya kabar hilangnya Poniman sampai di telinga keluarga dan warga kampung. Mereka mencari dan belum ditemukan hingga sekarang.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up