JawaPos Radar

Ketum Hanura Tak Setuju dengan Ajakan SBY

02/10/2018, 09:15 WIB | Editor: Imam Solehudin
OSO
Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang. OSO tak setuju dengan ide SBY menghentikan sementara kampanye Pilpres 2019 (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengusulkan untuk menghentikan sementara kampanye Pilpres 2019 di Sulawesi Tengah. Hal itu lantaran saat ini Sulawesi Tengah sedang dirudung duka akibat gempa dan tsunami.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku tidak setuju adanya usulan dari SBY. Pasalnya, saat ini sudah ada mekanisme yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ini mekanisme sudah ada, jadi biarkanlah sesuai dengan kepentingan yang ada di negara ini," ujar OSO di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/10).

Menurut OSO, mekanisme yang sudah ditetapkan oleh KPU jangan diubah oleh orang ataupun kelompok. "Jangan mekanisme yang sudah ada diatur oleh sendiri dengan orang-orang yang punya kepentingan sendiri," katanya.

‎Sekadar informasi, SBY memberikan saran kepada elite politik di tengah bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. SBY mengimbau supaya kampanye Pilpres 2019 dihentikan sementara.

SBY memandang, saatnya bangsa Indonesia menunjukkan solidaritas untuk saudara sebangsa yang mengalami musibah dan sekaligus membantu pemerintah mengatasi bencana itu. Bantuan diberikan baik pada fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up