JawaPos Radar

Dilempar Batu dan Dihadang Warga, Bantuan dari Tolitoli Sampai Palu

02/10/2018, 00:06 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Dilempar Batu dan Dihadang Warga, Bantuan dari Tolitoli Sampai Palu
Bantuan mulai datang ke Palu, Sulawesi Tengah (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Daerah dan masyarakat di Sulawesi Tengah saling bahu membahu membantu korban korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. Sore tadi, bantuan logistik dan bahan bakar minyak (BBM) dari Kabupaten Tolitoli akhirnya tiba di Mamboro, Palu Utara.

"Kami bersama dengan rombongan pengawalan sembako dan bbm tiba dari Tolitoli di Mako Brimob Mamboro pukul 17.51 WITA, dalam keadaan aman dan terkendali," ujar Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal kepada JawaPos.com, Senin (1/10).

Dia menerangkan, bantuan tersebut sebelumnya sempat singgah di Kecamatan Toboli, Parigi Moutong. Hingga akhirnya diberangkatkan ke Palu melalui jalur darat sekitar pukul 10.30 WITA. "Dikawal Brimob kompi Tolitoli, Polres Tolitoli dan Patwal Satlantas Tolitoli," tuturnya.

Dilempar Batu dan Dihadang Warga, Bantuan dari Tolitoli Sampai Palu
Bantuan mulai datang ke Palu, Sulawesi Tengah (ist/JawaPos.com)

Iqbal yang memimpin langsung pengawalan tersebut menjabarkan bahwa ada empat truk tangki bermuatan premium, solar, dan avtur yang dibawa ke Palu. Masing-masing sebanyak 8000 liter.

Ada juga empat kendaraan bak terbuka bermuatan sembako serta empat truk beras sebanyak 16 ton.

Pihaknya sempat menemukan kendala saat akan memberangkatkan bantuan dari Toboli ke Palu. Truk dan mobil yang mereka bawa dilempari batu bahkan sempat dihadang penduduk.

"Di jalan poros Taweli dilakukan pelemparan dan penghadangan oleh masyarakat Taweli dan penghadangan oleh masyarakat Kayu Malue," bebernya.

Untuk saja, hal itu bisa diatasi dengan cepat sshingga bantuan akhirnya sampai ke Kota Palu. "Dengan tindakan persuasif, masyarakat dan pengawalan dari Brimob dan Polres Tolitoli dapat sampai tujuan," kata Iqbal.

Lebih lanjut, dia berharap dengan bantuan tersebut setidaknya bisa sedikit meringankan beban di Palu. "Masih wajar masyarakat ya g kesulitan mencari bahan makanan. Tetapi bila sudah lancar diatribusi insyaallah Palu segera pulih," pungkas Iqbal. 

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up