JawaPos Radar

Buka Posko ke Sulteng, Tim UI Peduli Bawa Berbagai Macam Inovasi Riset

01/10/2018, 23:47 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Gempa Sulteng
Relawan sedang memantau sejumlah daerah di Sualwesi Tengah yang terisolir karena Gempa dan Tsunami. (ACT for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gempa yang disusul tsunami di Palu dan Donggala membuat wilayah tersebut kini kesulitan pasokan air bersih dan listrik. Merespons hal itu, akademisi Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Tim UI Peduli gelombang pertama kini telah tiba di lokasi bencana.

Tim UI Peduli itu berkonsentrasi pada empat sektor yaitu, Klaster Kesehatan, Klaster Assesment Dampak Gempa, Klaster Psikososial dan Klaster Sanitasi Lingkungan.

Selain itu, Tim UI Peduli juga akan membawa sejumlah hasil inovasi dan riset karya dosen FTUI Dr. Chairul Hudaya di antaranya Talis (Tabung Listrik) Solar Cell sebagai solusi distribusi listrik dengan mudah tanpa bergantung dari kabel dan transmisi pembangkit tenaga listrik.

Kemudian ada juga Portable solar powered submersible pump untuk memenuhi kebutuhan air. Termasuk penerapan teknologi LoRa untuk komunikasi darurat di daerah bencana dan Portable solar cell untuk kebutuhan listrik.

“Ini adalah upaya respon cepat dari kami terhadap bencana di Palu dan Donggala," kata Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI Prof. Heri Hermansyah dalam keterangan tertulisnya pada Jawapos.com, Senin (1/10).

Setelah tim gelombang pertama ini melihat secara langsung lokasi bencana dan memetakan kebutuhan bantuan logistik, maka tim UI Peduli gelombang dua akan berangkat pada 3-8 oktober 2018 dengan fokus utama pengiriman logistik, aksi SAR, penyediaan air, listrik, dan komunikasi.

Kemudian, lanjut Heri, gelombang ketiga akan kembali berangkat dari kampus UI pada 8-13 Oktober 2018 dengan fokus pada penanganan medis, trauma healing, dan sanitasi lingkungan.

Dalam rangka assesment dampak Gempa, Tim UI Peduli juga akan menurunkan tim yang akan memetakan dampak gempa secara geografis serta asesmen bangunan yang telah terdampak gempa dan tsunami. Termasuk menyiapkan Posko Satelit Tim UI Peduli di Desa Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Diketahui, saat ini sedikitnya 13 orang tenaga medis (staf dan PPDS FKUI/RSCM) dikirimkan dengan tujuan melakukan asesmen/pemetaan awal lokasi bencana dan turut membantu pelayanan medis di lokasi bencana.

Tim UI Peduli juga menyiapkan tenaga kesehatan untuk penanganan spesialistik di RS seperti dokter kandungan, bedah umum, bedah saraf dan orthopedi. Juga sekaligus memberikan tenaga kesehatan yang siap terlibat dalam penanganan bantuan medis secara mobile dengan spesialisasi anak, spesialis penyakit dalam, serta dokter umum. 

Patut diketahui, UI Peduli adalah sebuah gerakan pengabdian masyarakat dari UI yang bertujuan untuk membantu penyelesaian permasalahan masyarakat melalui aplikasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan sosial budaya.

Program yang telah berjalan dari tahun 2011 ini telah menurunkan timnya ke berbagai daerah bencana di Indonesia seperti gempa Lombok, gempa Aceh, banjir Jakarta, ataupun bencana meletusnya gunung berapi di Bali. Program ini adalah bentuk kontribusi nyata UI dalam merespon permasalahan bangsa. 

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up