JawaPos Radar

Mahasiswa Pemeran Video Mesum Terancam Diberhentikan dari UIN Bandung

02/10/2018, 01:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Mahasiswa Pemeran Video Mesum Terancam Diberhentikan dari UIN Bandung
Ilustrasi video mesum (Pixabay.com)
Share this image

JawaPos.com - Dua pelaku pemeran video mesum di lingkungan kampus UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung akan dikenai sanksi berat yakni terancam diberhentikan dari kampus. Hal itu mengacu pada regulasi kampus karena telah mencoreng nama baik UIN.

Kepala Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN SGD Bandung Jaenudin mengatakan dalam video singkat itu memperlihatkan tidal senonoh. Terdapat pelanggaran asusila dua mahasiswa UIN SGD Bandung di lingkungan kampus. Tak hanya pemeran melainkan oknum yang merekam pun akan dikenakan sanksi.

"Itu termasuk bagian dari pelanggaran kode etik mahasiswa. Dipastikan hasil dari Rapim tadi yang melakukan maupun yang menyebarluaskan akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan kemahasiswaan UIN. Bagi yang mencoreng nama baik UIN sanksinya diberhentikan dengan tidak hormat," kata Jaenudin di kampus UIN SGD Bandung, Senin (1/10).

Perihal kronologi, pihaknya belum bisa merinci karena masih dalam proses penyelidikan atau pendalaman. Diharapkan dalam waktu singkat, kasus asusila tersebut bisa terungkap.

"Kami belum bisa merinci secara detail, yang jelas ini yang terjadi. Pihak kampus pun sangat terpukul karena tiba-tiba video viral. Yang memviralkan ini yang melakukan pelanggaran terberat disamping yang melakukan hubungan asusila," ungkapnya.

Menurutnya pelaku atau pemeran laki-laki dalam video tersebut merupakan mahasiwa semester lima prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung. Sedangkan pemeran perempuan adalah mahasiswa baru. Usai viral, pihak Fakultas telah memanggil mahasiswanya.

"Sudah dipastikan (pelaku) mahasiswa UIN Prodi SPI dan sudah dipanggil dari pihak laki-lakinya," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, Jaenudin mengaku kecolongan. Karena kejadian tersebut diketahui dilakukan pada hari libur sekiranya pukul 16.00 WIB, Minggu (30/9). Walaupun perkulihan libur namun kegiatan unit kemahasiswaan tetap berjalan.

"Minggu, UKM dan HMJ ada kegiatan, tapi perkulihan tidak ada. Kabarnya yang bersangkutan ada kegiatan akademis, betul atau tidak sedang pendalaman," ujarnya. 

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up