JawaPos Radar

Gempa 7,4 SR Guncang Sulteng

Gawat! Pascagempa, BBM di Donggala Diprediksi Besok Habis

01/10/2018, 20:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Gawat! Pascagempa, BBM di Donggala Diprediksi Besok Habis
Kondisi Kota Palu setelah dilanda gempa dan tsunami. Ratusan orang meninggal dalam musibah tersebut (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos) (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, saat ini sangat terbatas. Bahkan diprediksi akan habis esok hari, Selasa (2/10) usai gempa hebat yanh melanda Sulteng beberapa hari lalu.

"BBM mungkin besok di Donggala habis karena depot dari Pertamina belum ada suplay. Informasinya masih rusak," ujar Kapolres Donggala AKBP Stans Laus Ferdinand Suwarji saat dihubungi JawaPos.com, Senin (1/10).

Dari informasi yang didapat, belum ada kabar kepastian kapan pasokan BBM datang ke Donggala. "Besok belum tentu datang," imbuhnya.

Gawat! Pascagempa, BBM di Donggala Diprediksi Besok Habis
Ilustrasi gempa Sulawesi Tengah (Kokoh Prabawa/ JawaPos.com)

Selain itu, ketersediaan air bersih juga menjadi hal yang krusial. Pasalnya, listrik pun mati. "Masih minim juga, solar nggak ada, mengusahakan air bersih masih terbatas sekali," ungkap Ferdinand.

Saat ini pemerintah dan masyarakat Donggala terus melakukan swadaya untuk menghidupkan listrik menggunakan genset. Untung saja, jaringan komunikasi sudah hidup walaupun belum maksimal.

"Hari ini sudah mulai lumayan jaringan komunikasi sudah bisa, telepon masih timbul tenggelam," bebernya.

Ferdinand mengaku bahwa bantuan pemerintah pusat ke Donggala belum bisa dirasakan seutuhnya. Pihaknya bersama Pemda masih berupaya mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sementara diketahui, akibat bencana gempa dan tsunami ini, 106 warga Donggala meninggal dunia. Diprediksi jumlah itu akan terus bertambah mengingat evakuasi masih dilakukan.

"Kita terus bahu membahu dengan masyarakat sekitar, kita sinergikan untuk evakuasi jenazah, yang kira-kira diketahui identitasnya kita langsung bawa ke keluarganya," tukas Ferdinand.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up