JawaPos Radar

Polres Karanganyar Buru Otak Peredaran Uang Palsu

01/10/2018, 20:14 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Uang Palsu
UPAL: Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto menunjukkan barang bukti uang palsu saat gelar kasus, Senin (1/10). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polres Karanganyar masih memburu otak di balik peredaran uang palsu (Upal) di wilayah Karanganyar dan Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Dari enam orang tersangka yang berhasil ditangkap, Polres Karanganyar belum bisa memastikan bahwa para tersangka telah memproduksi Upal tersebut. Kepada petugas, para tersangka hanya dititipi alat cetak uang oleh seseorang.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto menjelaskan, peran dari para tersangka sementara ini masih sebagai pengedar. Belum bisa diketahui secara pasti apakah para tersangka inilah yang memproduksi Upal tersebut.

Hal ini sebagaimana dari keterangan para tersangka saat pemeriksaan sementara ini. "Kami masih mengembangkan kasus ini dan memburu tersangka lainnya, masih ada satu tersangka lain yang masih kami buru," terang Kapolres kepada JawaPos.com, Senin (1/10). 

Henik menambahkan, berdasarkan dari keterangan tersangka masih ada satu orang yang identitasnya sudah dikantongi oleh jajarannya. Tetapi, Kapolres belum bisa memastikan pula, apakah tersangka baru nantinya merupakan otak dari produksi Upal.

"Dari keterangan para tersangka yang berhasil kami tangkap, bahwa barang bukti yang diamankan dari rumah kontrakan salah satu tersangka adalah titipan," katanya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Purbo Ajar Waskita menjelaskan, satu tersangka yang masih diburu ini bisa untuk mengungkap kasus peredaran Upal. "Mungkin dari satu tersangka yang belum berhasil ditangkap ini bisa mengungkap kasus ini atau menjerat tersangka lainnya," katanya.

Maka dari itulah, Polres Karanganyar bekerja sama dengan Polres Sidoarjo terus memburu tersangka lain yang sudah diketahui identitasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up