JawaPos Radar

Pengembangan UKM di Batam Dinilai Kurang Dukungan dan Memprihatinkan

01/10/2018, 20:10 WIB | Editor: Budi Warsito
Pengembangan UKM di Batam Dinilai Kurang Dukungan dan Memprihatinkan
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Di tahun 2018, kegiatan pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Batam sangat minim. Kondisi itu pun mengundang keprihatinan, salah satunya dari Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Menurutnya, dengan kondisi perekonomian saat ini, seharusnya Pemko mendorong kegiatan untuk membantu pertumbuhan UKM lebih besar. Padahal, dalam laporan Banggar DPRD Batam beberapa hari lalu, pihak DPRD sudah menyampaikan ke Wali Kota Batam. Bahwa sektor UKM adalah penopang ekonomi Kepri, khususnya Batam.

"Tapi, kita sangat miris, alokasi program kegiatan, sangat minim," jelas Nuryanto, Senin (1/10).‎

Nuryanto menjelaskan, jumlah usaha kecil dan menengah di Batam sudah mencapai ribuan. Sehingga, Pemko Batam diminta memberikan dukungan dengan alokasi dana yang besar. Selain itu, sinergi beberapa OPD dan lembaga yang peduli dengan peningkatan kesejahteraan usaha ekonomi kecil dan menengah juga harus ditingkatkan.

"Kami minta agar Pemko membuat payung hukum dalam bentuk Perda yang memberikan jaminan akan keberlangsungan UKM," paparnya.

Nuryanto juga mendorong peran srategis BUMD, BUP dan BLUD di Batam. Dinilai BUMD, BLUD dan BUP, harusnya dapat diandalkan dan dimaksimalkan, untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah.

"Ini kita minta diberdayakan. BUMD minta dikelola kalangan profesional," kata Nuryanto lagi.

Sementara itu, Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam ingin pelaku usaha mikro kecilnya seperti UKM di negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Dimana para pelaku UKM bisa mendapat berbagai kemudahan untuk pengembangan bisnisnya.‎

Pada tahun 2018 ini, sebanyak 16 UMKM di Batam, mendapat bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM. Bantuan itu berupa akses pembiayaan. "Kalau tidak kita siapkan, akan kalah dari orang lain. Tahun depan Insha Allah Batam Centre jadi pusat kuliner," kata Rudi.

Selain Pemkot Batam, perhatian untuk UKM juga diberikan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sebelumnya, BP Batam juga telah melakukan MoU dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), terkait dengan pengembangan ekonomi kreatif di Batam. Lewat MoU tersebut diharapkan dapat mendorong Bekraf di Batam, serta bisa memproduksi lebih banyak pelaku UKM.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up