JawaPos Radar

Telan Rp 330 Miliar, Bandara Kertajati Rampung Desember 2018

01/10/2018, 19:22 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Telan Rp 330 Miliar, Bandara Kertajati Rampung Desember 2018
Proyek Bandara Kertajati (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Landasan pacu (runway) Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat akan diperpanjang 500 meter. Saat ini, landasan pacu tersebut mencapai 2.500 meter, sehingga jika diperpanjang menjadi 3.000 meter.

"Yang pasti secara phsycly bahwa kewajiban AP II untuk melakukan perpanjangan runway jadi 3.000 meter bisa dilaksanakan dalam waktu dekat," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Senin (1/10).

Menhub Budi juga menjelaskan jika perselisihan antara PT BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat) dan AP II sudah tidak berlanjut. Kedua belah pihak telah menyepakati aturan penggunaan lahan untuk memperpanjang landasan menjadi 3.000 meter.

"Dengan suatu cara penggunaan tanah tertentu, saya pikir itu solusi yang baik dan bisa membuat Kertajati bisa digunakan dengan pesawat apapun termasuk triple seven (Boeing 777)," terangnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mengatakan hal senada. Kendala-kendala untuk memperpanjang landasan Kertajati sudah diselesaikan.

"Hari ini membahas Bandara Kertajati yang bangunannya sudah diresmikan tapi belum maksimal kan. Ternyata masih ada kendala pada level para pemegang saham. Nah hari ini sudah selesai semua, clear," tuturnya.

Dia menargetkan proyek perpanjangan tersebut selesai pada akhir tahun ini. Dengan perpanjangan tersebut, pesawat berbadan besar (white body) juga bisa masuk ke Bandara Kertajati.

"(Target runway selesai) itu Desember, itu untuk pesawat lebar saja. Kan sampai Desember belum ada juga kan," jelas dia.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Awaluddin mengungkapkan jika proyek tersebut diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp 330 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk overlay-pararel, taxi way penambahan apron dan perpanjangan runway.

"Sudah kita tunjuk kontraktornya PT Adhi Karya (Persero) dan mereka sedang bekerja tapi sekarang berhenti untuk perpanjangan runway," tutupnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up