JawaPos Radar

Rem Blong, Mobil Jenazah Korban Laka di Brebes Tabrak Truk

01/10/2018, 19:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Rem Blong, Mobil Jenazah Korban Laka di Brebes Tabrak Truk
llustrasi kecelakaan ambulans. (Engkos Koswara /Sumedang Ekspres/JawaPos.co)
Share this image

JawaPos.com - Satu unit ambulans pembawa jenazah siswa SMP 1 Pulokulon korban kecelakaan di Brebes, dikabarkan menabrak truk saat melintasi kawasan Desa Plelen, Gringsing, Batang, Senin (1/10). Kecelakaan tersebut, dipicu karena rem ambulans blong.

Kasatlantas Polres Batang, AKP M. Adiel Aristo mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, empat unit ambulans yang masing-masing mengangkut satu jenazah menuju rumah duka di Grobogan dari arah barat.

"Sesampanyai di TKP (tempat kejadian perkara) Plelen, Kecamatan Gringsing, ambulans nomor dua mengalami rem blong," terangnya saat dikonfirmasi, Senin (1/10).

Sopir ambulans bernopol E 8324 A, Riva, warga Cirebon, sontak tak mampu mengendalikan laju kendaraan dan langsung menabrak dump truck bernopol G 1926 CL yang berada di lajur kiri.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa sopir ambulans sudah mengetahui kondisi kendaraannya.

"Ternyata, penuturan sopir ambulans (mengungkap) bahwa sejak dari Cirebon remnya sudah terindikasi blong," sambung Adiel.

Kejadian ini hanya mengakibatkan luka ringan pada sang sopir ambulans saja. Sementara korban dirawat di RSI Kendal, rombongan mobil pengangkut jenazah tadi dilaporkan sudah kembali melanjutkan perjalanannya ke rumah duka.

"Jadi jenazah dipindah ke ambulans nomor tiga karena mereka ingin cepat saja sampai ke lokasi," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah Bus Agam Tungga Jaya bernopol AE 7277 UP mengalami kecelakaan saat melintasi ruas tol Pejagan-Kanci KM 236.800 arah barat atau di wilayah Brebes. Peristiwa nahas ini terjadi Senin (1/10) sekitar pukul 00.30 dini hari.

Bus tersebut merupakan satu dari lima bus pengangkut rombongan siswa-siswi kelas VIII SMP 1 Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah, yang berniat melangsungkan kegiatan study tour di Jakarta. Di dalam bus terdapat total 48 orang terdiri atas 41 siswa, 3 guru, 2 karyawan biro dan 2 kru bus.

Empat orang dinyatakan tewas dalam kejadian ini. Adapun ‎identitas mereka antara lain, Mohamad Mafhut Ahsan, 13, warga Desa Panggulana, Pulokulon, Grobogan, Rukma Sari, 13, warga Desa Jetaksari, Pulokulon, dan Akhirat Mufti Syahbana, 14, serta Fidya Kastarena, 13, yang masing-masing merupakan warga Desa Tuko, Pulokulon.

Mereka sempat dibawa ke RS Gunung Jati Cirebon, sedangkan 14 korban luka lainnya dirawat di RS Primbon, Cirebon. Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan ini, namun menurut keterangan yang berhasil diperoleh Satlantas Polres Brebes, mengungkap bahwa peristiwa dipicu karena sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraan.

(gul/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up