JawaPos Radar | Iklan Jitu

Luhut: Gempa Palu Belum Perlu Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Luhut: Gempa Palu Belum Perlu Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional
Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan mengatakan, bahwa bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, belum saatnya untuk ditetapkan sebagai bencana nasional. Saat ini , pemerintah tengah fokus dalam pemulihan.

“Saya turut berduka cita untuk masyarakat yang tertimpa bencana, namun kita jangan terlalu berlarut dalam kesedihan. Kita bergerak terus dan hal berikutnya adalah pemulihan dan pembangunan infrastruktur. Saya kira tidak perlu (penetapan bencana nasional), karena penanganan yang kita lakukan sekarang sudah lebih dari penetapan bencana nasional,” kata Luhut di kantornya, Jakarta, Senin (1/10).

Selain itu, dia menilai penanganan saat ini terus dilakukan secara cepat. Penanganan pasca bencana oleh pemerintah, menurut Menko Luhut dinilai sudah sangat cepat dan terpadu. Pemerintah juga tidak menutup kemungkinan  menerima bantuan dari internasional.

Luhut: Gempa Palu Belum Perlu Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional
Gempa Palu menyebabkan kerusakan di berbagai tempat (Dok.JawaPos.com)

“Langkah Presiden untuk melihat langsung juga sangat bagus sekali, Basarnas dan satgas BNPB sinerginya sudah bagus, alat berat sudah datang, listrik dan air bersih sudah ada, makanan dan logistik lain sangat bagus penanganannya. Serta RS AL KRI Soedharsono dan Hercules dari TNI AU juga sudah standby disana. Overall penanganan kita sangat cepat dan terpadu, Presiden pun telah mengatakan bahwa secara terpilih kita akan menerima bantuan dari internasional. ” tambahnya.

Selain itu, mantan Menko Polhukam tersebut menegaskan jika bencana di Palu dan Lombok tidak akan mempengaruhi pelaksanaan annual meeting International Monetary Fund – World Bank (AM IMF-WB) pada Oktober mendatang. Menurutnya, respon pihak IMF-WB selaku penyelenggara sangat baik, dan mereka masih sangat mempercayai kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kami juga sudah berhubungan dengan Washington dan mereka tanya kesiapan kita, dan kita bilang kita selalu siap. Kita sekaligus tunjukkan bahwa Indonesia mampu mengani keadaan paling sulit sekalipun, jadi kita tunjukkan bahwa Lombok kita tangani, Palu kita tangani dan IMF WB juga mampu kita manage dengan baik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pun sudah mendapatkan arahan dari pemerintah untuk memperbaharui peralatan seperti radar cuaca, system peringatan dini (early warning system) dan peralatan pendukung lain demi kelancaran pelaksanaan AM IMF-WB di Bali.

“Kita juga harus mengingatkan masyarakat agar jangan buoy-buoy (pelampung) sebagai early warning system itu jangan dicuri seperti yang terjadi di Aceh dan wilayah lain, karena akan fatal akibatnya dan dapat menimbulkan banyak korban jiwa, saya kira masyarakat harus mengetahui itu,” tutupnya.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : (hap/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 01 Oktober 2018, 17:19:09 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up