JawaPos Radar

Simpatik Berdatangan, Driver Ojol Gelar Salat Gaib dan Kumpulkan Dana

01/10/2018, 17:14 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ojek Online
GALANG DANA: Pra driver ojek online di Kota Medan turun ke jalan dan mengumpulan donasi untuk para korban gempa dan tsunami di Sulteng, Senin (1/10). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Rasa simpati untuk korban terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi tengah terus berdatangan. Bantuan demi bantuan mulai dikumpulkan dari luar daerah. 

Di Kota Medan, driver ojek online (Ojol) pun menggalang bantuan dana. Ada puluhan driver yang ikut aksi penggalangan dana. Mereka turun ke jalan, membentangkan spanduk dan mendatangi satu persatu kendaraan yang melintas. Hari ini mereka menggalang dana di seputaran Jalan Sisingamangaraja. Tepatnya di seputaran Masjid Raya Al Makhsum.  

Fauzi, salah satu driver ojol mengatakan, aksi penggalangan dana ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sebagai masyarakat Indonesia. Aksi penggalangan dana pun direncanakan dalam waktu yang sangat singkat. "Jadi kita juga pengin memberikan kontribusi kepada saudara kita di Palu," kata Fauzi, Senin (1/10). 

Ojek Online
Hari ini mereka menggalang dana di seputaran Jalan Sisingamangaraja. Tepatnya di seputaran Masjid Raya Al Makhsum. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Selain penggalangan dana, para driver juga melaksanakan salat gaib di Masjid Raya. Mereka mendoakan agar para korban diberikan ketabahan dan kesabaran. 

Nantinya, bantuan akan dititipkan melalui manajemen Go-Jek, tempat dimana mereka bermitra. Bantuan akan disalurkan kepasa korban yang berada di Donggala dan Palu.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto bersama sekitar 1.500 bikers di Kota Medan juga menggelar doa bersama, salat gaib, dan penggalangan dana untuk korban bencana itu di Mapolda Sumut, Sabtu (29/9) malam.

Doa bersama itu mengisi acara silaturahmi bersama bikers yang memang sudah dipersiapkan jauh hari. 

"Kita tidak pernah menduga, bencana alam itu terjadi satu hari sebelum acara ini. Sehingga kita awali kegiatan ini dengan salat gaib. Kita mendoakan kepada keluarga yang ditinggalkan bisa tabah," ucap Agus.

Acara juga diisi penggalangan dana. Sejauh ini Rp 47,6 juta terkumpul dalam kegiatan itu. Pengumpulan dana masih berlangsung.

(pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 01/10/2018, 17:14 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 01/10/2018, 17:14 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 01/10/2018, 17:14 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 01/10/2018, 17:14 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 01/10/2018, 17:14 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 01/10/2018, 17:14 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 01/10/2018, 17:14 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up