JawaPos Radar

Tanggulangi Korban Gempa Sulteng, Ini 6 Fokus Kerja Tim SAR Gabungan

01/10/2018, 16:41 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Sutopo
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, poin pertama yakni melanjutkan evakuasi serta pencarian para korban. Termasuk pengadaan alat berat. (Sutopo for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah upaya penanggulangan bencana terus dilakukan setelah gempa bumi dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng). Ada 6 fokus utama tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang dilakukan di lapangan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, poin pertama yakni melanjutkan evakuasi serta pencarian para korban. Termasuk pengadaan alat berat.

"Alat berat sudah datang, terutama dari Palu. Namun, kita membutuhkan unit alat berat dalam jumlah yang banyak," ujar Sutopo di Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Senin (1/10).

Untuk mencukupi alat evakuasi, Sutopo mendorong didatangkan alat berat dari daerah lain. Seperti Mamuju, Gorontalo, Poso, dan Balikpapan. Sebab, alat berat diperlukan untuk membantu proses evakuasi korban, terutama yang tertimpa reruntuhan bangunan, material longsor, dan tertimbun lumpur.

Sementara fokus kedua petugas, lanjut Sutopo, yakni terkait pemakaman para korban meninggal. Karena dikhawatirkan jasad yang sudah 3 hari belum dikebumikan, maka bau tak sedap mulai keluar dari tubuh jenazah. Jadi harus segera dilakukan pemakaman massal.

"Petugas pun turut melakukan voging, agar bau tidak menyebar dan memicu datangnya penyakit," imbuhnya.

Fokus ketiga tim SAR gabungan adalah percepatan pemulihan jaringan listrik. Karena beberapa daerah listrik masih belum normal dan masih padam. Sebab ketika malam tiba keadaan gelap gulita. Sehingga menyebabkan kesulitan dalam proses evakuasi.

"Untuk itu, 216 personel PLN masih memperbaiki gardu induk dan jaringan listrik. Tadi pagi, 8 genset PLN telah diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU, untuk disebar di posko Palu dan Donggala," lanjut Sutopo.

Persoalan lainnya adalah, keberadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masih sangat langka di wilayah terdampak gempa. Oleh karena itu tim sar gabungan memprioritaskan pasokan BBM segera tersalurkan.

"Kita sudah mendapat info bahwa Pertamina juga disebut telah menerbangkan 4.000 liter solar dengan pesawat khusus," paparnya.

Kelima adalah distribusi logistik dan makanan untuk pengungsi. Sementara fokus terakhir tim gabungan penanggulangan bencana Sulteng yakni berupa pemulihan akses komunikasi.

"Ini untuk mempermudah update informasi terbaru dari sejumlah daerah terdampak gempa," paparnya.

(sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 01/10/2018, 16:41 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 01/10/2018, 16:41 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 01/10/2018, 16:41 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 01/10/2018, 16:41 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 01/10/2018, 16:41 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 01/10/2018, 16:41 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 01/10/2018, 16:41 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up