JawaPos Radar

Toko Handphone Nyaris Dijarah

Polisi Gagalkan Penjarahan, 30 Orang Ingin Merangsek ke Transmart

01/10/2018, 16:27 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Polisi Gagalkan Penjarahan, 30 Orang Ingin Merangsek ke Transmart
Aksi penjarahan barang-barang di Palu (SCMP)
Share this image

JawaPos.com - Ada saja pihak-pihak yang memanfaatkan situasi di tengah bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Beberapa warga kedapatan menjarah toko handphone.

Untung saja, aksi tersebut berhasil digagalkan pihak Kepolisian. "Tadi pagi saya dapat laporan ada yang mencoba menjarah toko handphone kemudian dapat diantisipasi," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta, Senin, (1/10)

Tak hanya handphone, sejumlah orang pun berupaya menjarah toko waralaba besar di Kota Palu sekitar pukul 10.30 WIB. "Ada 30 orang di depan Transmart ingin merangsek masuk dan ambil barang-barang. Sudah diantisipasi dan mereka bisa bubar," tuturnya.

Polisi Gagalkan Penjarahan, 30 Orang Ingin Merangsek ke Transmart
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto (Dok. JawaPos.com)

Anak buah Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu lantas meminta agar masyarakat tidak brutal di tengah situasi yang memprihatinkan ini. Terlebih menjarah barang-barang bernilai di toko.

Sebab hal termasuk dikategorikan sebagai tindakan pidana. "Harus dipahami masyarakat semua, melakukan kejahatan di saat bencana itu ada yang disebut dengan pasal pemberatan, sepertiga lebih berat dari ancaman (hukuman) biasa," tegas Setyo.

Dia mengatakan bahwa pihak-pihak yang berupaya memprovokasi untuk menjarah toko akan diselidiki. "Teman-teman  intelijen pasti akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Setyo juga meminta agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan ketertiban dalam situasi saat ini. "Tanpa partisipasi masyarakat, saya yakin keamanan dan ketertiban masyarakat tidak akan tercapai," pungkasnya

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up