JawaPos Radar

Mendagri Minta KPU Hentikan Kampanye Pemilu 2019 di Sulteng

01/10/2018, 16:24 WIB | Editor: Kuswandi
Tjahjo Kumolo
Mendagri Tjahjo Kumolo saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat menghentikan kampanye Pemilu 2019 di wilayah terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Ini untuk menunjukkan rasa empati kepada para korban.

"Melalui Pak Dirjen Otda Sumarsono untuk membuat surat kepada KPU. Kalau bisa kampanye di sana (Sulteng) sementara dihentikan dulu, soal partai politik mau memberikan bantuan, ya terima kasih," kata Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/10).

Tjahjo belum dapat memastikan sampai kapan penghentian kampanye di wilayah tersebut akan dihentikan. Namun dia memastikan tidak akan mengganggu tahapan Pemilu.

"Sampai suasana tenang. Apalagi sekarang masih berduka, saya kira tidak mengganggu tahapan-tahapan," ungkapnya.

Menurut Tjahjo, pihaknya akan melayangkan surat kepada KPU untuk dapat menyetujui permohonan tersebut. Namun tidak terdapat sanksi tegas jika ada partai politik atau calon yang melanggar.

"Tidak, etikanya kan. Secara moral etika sedang berduka. Lebih baik memberikan bantuan," pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (1/10) pukul 13.00 WIB. Korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 844 Orang.

Selain itu, sebanyak 632 orang mengalami luka berat. Saat ini, mereka tengah mendapat perawatan di rumah sakit.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up