JawaPos Radar

Suami Ikut Kejuaraan Paralayang, Istri Meninggal Dunia Ketika Gempa

01/10/2018, 16:13 WIB | Editor: Imam Solehudin
Umi Sarah
Foto semasa hidup Umi Sarah, istri Rakhmat Sauma pelatih sekaligus pilot tim Paralayang Kota Depok. Umi Sarah menjadi korban gempa dan tsunami di Palu. (Dok. Pribadi via Radar Depok/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Duka menyelimuti Rakhmat Saumat, pelatih sekaligus atlet Paralayang Kota Depok, Jawa Barat. Sang istri, Umi Sarah menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9).

Itu diketahui setelah Rakhmat memastikan kondisi jenazah mendiang istrinya yang sudah berada di RSUD Undata, Kota Palu, Minggu (30/9) pukul 18.05.

Keponakan Rakhmat, Eki Ramadhan mengatakan, saat ini jenazah mendiang bibinya sudah dimakamkan di Kota Palu. Sementara pamannya, Rakhmat Sauma dalam keadaan sehat. Meski situasi amat berduka.

”Rencananya, besok beliau (Rakhmat, Red) akan pulang menggunakan CN 295 atau Hercules milik angkatan udara,” ujar Eki sebagaimana dilansir Harian Radar Depok (Jawa Pos Group), Senin (1/10).

Rakhmat sendiri merupakan bagian dari kontingen Kota Depok dalam ajang Porda Jawa Barat 2018. Dia akan bertanding di Cabang Olahraga Paralayang pada 3-12 Oktober 2018, di Lanud Atang Sanjaya, Kabupaten Bogor.

Mewakili keluarga besar Rakhmat Sauma, Eki memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya untuk mendiang Umi Sarah. Dia berharap, mendiang diberikan tempat yang baik di sisi-Nya, dilapangkan kuburnya, dan diampuni segala dosanya.

”Serta bagi suami dan keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menerima kenyataan ini,” ucap Eki yang juga manajer tim paralayang Kota Depok untuk Porda 2018.

Adapun keberadaan Rakhmat di Palu sejatinya tengah berpartisipasi sebagai pilot dalam kejuaraan Paralayang yang digelar oleh Pemkot Palu. Persisnya pada event Festival Pesona Palu Namoni (FPPN) III.

Sedangkan Umi Sarah, ikut menemani Rakhmat sambil menghadiri reuni bersama teman-teman SMA-nya.

KONI Beri Motivasi

Menanggapi informasi ini, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Amri Yusra mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya bagi Rakhmat dan keluarganya.

”Semoga Rakhmat diberikan ketegaran untuk mengikhlaskan kepergian istrinya,” kata Amri.

Amri berharap, Rakhmat tidak berlarut dalam duka yang menimpanya agar Rakhmat dapat kembali lepas landas dan berjuang untuk Kota Depok di Porda 2018.

”Semoga Rakhmat mampu menghadapi kenyataan ini dengan sebaik-baiknya. Dan kembali ke pertandingan dalam kondisi yang sehat dan stabil,” pungkas Amri.

(mam/jpg/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up