JawaPos Radar

Uji Coba ETLE di Jakarta

10 Hari Untuk Konfirmasi, 7 Hari Tenggat Waktu Bayar Tilang ETLE

01/10/2018, 16:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
10 Hari Untuk Konfirmasi, 7 Hari Tenggat Waktu Bayar Tilang ETLE
Petugas Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya memantau pergerakan arus lalu lintas melalui CCTV untuk uji coba ETLE, Senin (1/10). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Setelah 30 hari uji coba pemberlakuan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penindakan hukum pelanggaran lalu lintas secara elektronik diberlakukan di dua jalan protokol  Thamrin-Sudirman, Polda Metro Jaya akan mulai resmi menindak pelanggar lalu lintas.

Bila hasil rekam dan tangkapan layar pengemudi baik roda dua maupun roda empat terbukti melanggar, mereka hanya diberikan waktu tenggat 17 hari agar STNK tidak diblokir. Batas waktu 10 hari untuk konfirmasi, 7 hari berikutnya pelanggar punya waktu untuk membayar denda.

Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf usai memberikan keterangan persnya soal awal pengoperasian uji coba ETLE di ruangan Traffic Management Center (TMC), Senin (1/10).

10 Hari Untuk Konfirmasi, 7 Hari Tenggat Waktu Bayar Tilang ETLE
Dirlantas PMJ Kombes Yusuf (Wildan Ibnu Walid/ JawaPos.com)

"Pelanggar akan mendapat surat konfirmasi atau bukti tilang, dan wajib membayar denda ke rekening Bank BRI dengan batas waktu 17 hari kerja. 10 hari untuk konfirmasi, 7 hari untuk bayar denda, kalau tidak dilakukan STNK akan diblokir," ujarnya.

Dikatakannya, pelanggar hanya bisa membuka blokir STNK jika sudah membayar denda tilang saat memperpanjang pajak STNK. Upaya itu dilakukan agar pengendara di Jakarta lebih tertib dan menurunkan tingkat pelanggaran lalu lintas.

"Kalau sudah waktu yang ditentukan namun pengguna kendaraan belum direspon, maka kami akan blokir. Kalau pun sudah direspon tapi tidak bayar tilang maka ya diblokir juga. Barus bisa dibuka blokirnya sampai bayar denda," kata dia.

Yusuf menjelaskan, surat konfirmasi dikirim kepada pemilik kendaraan untuk memastikan saat terjadinya peristiwa pelanggaran yang mengemudikan adalah kendaraan pemilik atau orang lain. Sehingga, batas waktu konfirmasi lebih lama daripada tenggat waktu membayar denda.

"Surat tilang bisa langsung dikirim saat hari itu juga. Kamera bekerja meng-capture pelanggaran, kemudian petugas menentukan unsur pelanggarannya. Foto yang dikirim ke TMC tidak lama hanya 10 detik," kata Yusuf.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up