JawaPos Radar

Kampanye Road Safety Alat Bantu Tekan Kecelakaan

01/10/2018, 16:06 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Kampanye Road Safety Alat Bantu Tekan Kecelakaan
Dirkomsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Dr Chryshnanda Dwilaksana, dan pegiat keselamatan berkendara dalam diskusi road safety. (Dok. Kepolisian)
Share this image

JawaPos.com – Pentingnya Road Safety bagi pengguna jalan di Indonesia perlu dikampanyekan untuk semua kalangan masyarakat agar membangun kesadaran kolektif berlalu lintas di jalan raya.

Hal ini terus digalakan oleh kepolisian Republik Indonesia dibantu dengan berbagai elemen peduli keselamatan di Indonesia untuk menekan angka kecelakaan di Indonesia yang terus meningkat.

Untuk itu, dalam HUT Lalu- Lintas Bhayangkara yang ke-63 tahun, Korps Lalu Lintas menggelar Pameran Road Safety is Zero Accident di Summarecon mall Bekasi. Pameran selama 3 hari Jumat-Minggu (28-30 September 2018) bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat pengguna jalan agar selalu tertib peraturan lalu lintas.

Dirkomsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Dr Chryshnanda Dwilaksana mengungkapkan  Road Safety is Zero Accident untuk itu semua pengendara wajib mengenakan kelengkapan standar, dan didukung penegakan hukum hingga bagaimana membentuk perilaku berlalulintas yang baik.

“Program apapun itu bukan cuma soal kuantitas, tapi seberapa besar membawa perubahan pada msyarakat dalam berlalu lintas. Pelanggaran lalu lintas menjadi penyebab utama timbulnya kecelakaan,” ujarnya  di Summarecon mall Bekasi, beberapa waktu lalu.

Terkait hal ini pihak Korlantas Polri membuat sistim aplikasi catatan prilaku berlalulintas (traffic attitude record) dimana hal ini merupakan sistem yang dikaitkan dengan demeryt point system.

Pencatatan perilaku berlalulintas dilihat dari sistem penindakan pelanggaran lalulintas. Alasan mengapa perilaku lalu lintas perlu direkam, karena ini merupakan data atas pelanggaran yang dilakukan atau keterlibatannya dalam kecelakaan lalu lintas.

Untuk penegakan hukum, pelanggar akan dikenakan sanksi untuk memberikan efek jera. “Sangsi yang diberikan kepada pelanggar agar ada pertanggung jawaban dan efek jera atau dapat terbangunnya budaya tertib berlalu lintas,” tukasnya

Kepolisin berharap semua masyarakat mementingkan keselamatan di jalan raya. Karena itu, kesadaran individu dalam berlalu lintas  sangan penting untuk dibangun di semua lini masyarakat. Dengan begitu angka pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas akan terus menurun.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up