JawaPos Radar

Setelah Lombok, Rumah Sakit Terapung Unair Dikirim ke Sulawesi Tengah

01/10/2018, 16:03 WIB | Editor: Dida Tenola
Setelah Lombok, Rumah Sakit Terapung Unair Dikirim ke Sulawesi Tengah
Kapal Ksatria Airlangga (Humas Unair for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Universitas Airlangga (Unair) mengirim bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Donggala Sulawesi Tengah, Senin (1/10). Bantuan yang dikirim berupa rumah sakit terapung bernama Kapal Rumah Sakit Ksatria Airlangga (RSKA). 

Kapal tersebut sudah berangkat dari Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Makassar, sejak dua hari lalu. Perkiraan awal, kapal akan menempuh peralanan sejauh 730 mil dan akan mencapai Donggala Rabu mendatang (3/10).

Ketua Yayasan Ksatria Medika Airlangga (KMA) Christrijogo Sumartono mengatakan, kapal itu akan mengangkut semua peralatan medis dan non-medis. Antara lain, seperti tenda, obat-obatan, kateter, kain pembalut (perban), dan keperluan lain terkait penanganan korban. "Muatan itu didapat saat kapal singgah di pelabuhan Makassar. Kapalnya juga akan mengisi bahan bakar di sana," kata Christijogo di Universitas Airlangga sebelum berangkat ke Donggala, Senin (1/10).

Setelah Lombok, Rumah Sakit Terapung Unair Dikirim ke Sulawesi Tengah
Infografis gempa bumi Palu dan Donggala. (Rofiah Darajat/ JawaPos.com)

Tak hanya peralatan. Unair juga sudah mengirim sejumlah relawan dan tenaga medis. Sepuluh relawan RSTKA sudah tiba di Makassar sejak kemarin (30/9). Rencananya, mereka akan langsung ke Palu dengan menumpang pesawat Hercules. 

Sementara itu, Sekretaris Yayasan KMA dr. Suwaspodo Henri Wibowo mengatakan, pihaknya sudah memastikan kelancaran perjalanan kapal tersebut hingga berlabuh. Katanya, kapal sudah mendapat izin labuh dari Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Izin berlabuh berdasarkan Surat telegram Dirjen Hubla Nomor TX-21/IX/DN-18 tanggal 24 September 2018. Surat itu juga merupakan izin koordinasi dengan para syahbandar UPT Ditjen Perhubungan Laut yang disinggahi kapal RSKA.  "Dalam surat telegram tersebut dinyatakan dan diinstruksikan agar diberikan kemudahan dan kelancaran saat memberi pertolongan," kata Suwaspodo. 

Selain bantuan rumah sakit terapung, Unair juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Donasi dapat dilakukan melalui Yayasan Ksatria Medika Airlangga membuka donasi melalui rekening CIMB NIAGA: 703-849-215-300, MANDIRI: 142-00-2017778-7, BRI: 0411-01000525-306.

Sebagai informasi, RSKA mengadakan misi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan dokter spesialis pada masyarakat yang tinggal di kawasan pulau-pulau perbatasan di kawasan Indonesia Indonesia Timur. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak 19 September hingga 3 November mendatang.

Pulau yang akan dijadikan lokasi kegiatan sosial meliputi Pulau Nusa Penida, Alor, Lirang, Wetar, Kisar, Leti, Moa, Lakor, Luang Barat, Luang Timur, Sermata, Babar, Banda, dan terakhir Wakatobi. Yang sudah dilakukan bakti sosial dengan lancar dan sukses yaitu Nusa Penida dan Alor.

 

(HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 01/10/2018, 16:03 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 01/10/2018, 16:03 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 01/10/2018, 16:03 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 01/10/2018, 16:03 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 01/10/2018, 16:03 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 01/10/2018, 16:03 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 01/10/2018, 16:03 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up