JawaPos Radar | Iklan Jitu

Setelah Lombok, Rumah Sakit Terapung Unair Dikirim ke Sulawesi Tengah

01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Setelah Lombok, Rumah Sakit Terapung Unair Dikirim ke Sulawesi Tengah
Kapal Ksatria Airlangga (Humas Unair for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Universitas Airlangga (Unair) mengirim bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Donggala Sulawesi Tengah, Senin (1/10). Bantuan yang dikirim berupa rumah sakit terapung bernama Kapal Rumah Sakit Ksatria Airlangga (RSKA). 

Kapal tersebut sudah berangkat dari Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Makassar, sejak dua hari lalu. Perkiraan awal, kapal akan menempuh peralanan sejauh 730 mil dan akan mencapai Donggala Rabu mendatang (3/10).

Ketua Yayasan Ksatria Medika Airlangga (KMA) Christrijogo Sumartono mengatakan, kapal itu akan mengangkut semua peralatan medis dan non-medis. Antara lain, seperti tenda, obat-obatan, kateter, kain pembalut (perban), dan keperluan lain terkait penanganan korban. "Muatan itu didapat saat kapal singgah di pelabuhan Makassar. Kapalnya juga akan mengisi bahan bakar di sana," kata Christijogo di Universitas Airlangga sebelum berangkat ke Donggala, Senin (1/10).

Setelah Lombok, Rumah Sakit Terapung Unair Dikirim ke Sulawesi Tengah
Infografis gempa bumi Palu dan Donggala. (Rofiah Darajat/ JawaPos.com)

Tak hanya peralatan. Unair juga sudah mengirim sejumlah relawan dan tenaga medis. Sepuluh relawan RSTKA sudah tiba di Makassar sejak kemarin (30/9). Rencananya, mereka akan langsung ke Palu dengan menumpang pesawat Hercules. 

Sementara itu, Sekretaris Yayasan KMA dr. Suwaspodo Henri Wibowo mengatakan, pihaknya sudah memastikan kelancaran perjalanan kapal tersebut hingga berlabuh. Katanya, kapal sudah mendapat izin labuh dari Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Izin berlabuh berdasarkan Surat telegram Dirjen Hubla Nomor TX-21/IX/DN-18 tanggal 24 September 2018. Surat itu juga merupakan izin koordinasi dengan para syahbandar UPT Ditjen Perhubungan Laut yang disinggahi kapal RSKA.  "Dalam surat telegram tersebut dinyatakan dan diinstruksikan agar diberikan kemudahan dan kelancaran saat memberi pertolongan," kata Suwaspodo. 

Selain bantuan rumah sakit terapung, Unair juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Donasi dapat dilakukan melalui Yayasan Ksatria Medika Airlangga membuka donasi melalui rekening CIMB NIAGA: 703-849-215-300, MANDIRI: 142-00-2017778-7, BRI: 0411-01000525-306.

Sebagai informasi, RSKA mengadakan misi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan dokter spesialis pada masyarakat yang tinggal di kawasan pulau-pulau perbatasan di kawasan Indonesia Indonesia Timur. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak 19 September hingga 3 November mendatang.

Pulau yang akan dijadikan lokasi kegiatan sosial meliputi Pulau Nusa Penida, Alor, Lirang, Wetar, Kisar, Leti, Moa, Lakor, Luang Barat, Luang Timur, Sermata, Babar, Banda, dan terakhir Wakatobi. Yang sudah dilakukan bakti sosial dengan lancar dan sukses yaitu Nusa Penida dan Alor.

 

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 01 Oktober 2018, 16:03:27 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up