JawaPos Radar

Awal Uji Coba ETLE, Terekam Banyak Kendaraan Mewah Yang Melanggar

01/10/2018, 15:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Awal Uji Coba ETLE, Terekam Banyak Kendaraan Mewah Yang Melanggar
Kendaraan mewah terekam CCTV ETLE saat melanggar lalu lintas (Dokumentasi TMC Polda Metro Jaya)
Share this image

JawaPos.com - Pengoperasian perdana Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Ibu Kota Jakarta, Ditlantas Polda Metro Jaya menyebutkan banyak pengendara melanggar aturan berlalu lintas. Pelanggaran tersebut terekam CCTV yang di dua jalur protokol Thamrin dan Sudirman.

Dirlantas PMJ, Kombes Pol Yusuf menunjukkan beberapa contoh tangkapan gambar pelanggaran yang terjadi pada Minggu, (30/9) hingha Senin (1/10) dini hari. Pengoperasian awal ETLE di ruas jalan protokol tersebut menunjukkan banyak pengemudi melanggar lalu lintas.

"Ini hasil tangkapan layar tadi malam. Tidak sedikit kendaraan terekam CCTV yang melanggar lalu lintas," ujarnya di gedung Traffic Management Center (TMC) Polda Metro, Senin (1/10).

Awal Uji Coba ETLE, Terekam Banyak Kendaraan Mewah Yang Melanggar
Kendaraan mewah terekam CCTV ETLE saat melanggar lalu lintas (Dokumentasi TMC Polda Metro Jaya)

Yusuf tidak menyebutkan secara rinci jumlah pengendara yang melanggar lalu lintas saat terekam CCTV. Namun ia memastikan, data tersebut menjadi satu alasan ETLE harus diterapkan di Jakarta.

Dia mengklaim, cara kerja dua CCTV yang terpasang cukup baik. Meski dalam keadaan malam hari, nomor pelat kendaraan bisa terlihat secara jelas. Dijelaskan, dua kamera yang terpasang tersebut semuanya menghadap ke belakang. Alasannya, untuk memudahkan merekam aktivitas kendaraan.

"Gambar ini ditangkap dini hari. Suasananya gelap, tapi kamera CCTV bisa menangkap gambar dengan jelas," terang Yusuf.

Tidak sekedar menangkap gambar aktivitas lalu lintas. Menurutnya, dua CCTV yang terpasang dapat mengirim rekaman berdurasi 10 detik proses berlalu lintas kendaraan baik sebelum, sedang, dan sesudah melakukan pelanggaran.

Setelah hasil rekam dan tangkapan gambar dikirim ke TMC Polda Metro Jaya, petugas pun mencocokkan nomor polisi kendaraan yang terekam dari CCTV dengan data kepemilikan kendaraan.

"Dari hasil data pengendara, kemudian dicocokkan nomor pelat dengan data yang tertera di STNK. Dari mulai jenis kendaraan, warna, sehingga bisa dipastikan datanya valid. Setelah itu baru kami keluarkan surat tilang dikirim melalui pos," pungkas dia.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up