JawaPos Radar

Pilpres 2019

Penghentian Kampanye di Sulteng, PKB Satu Suara dengan Demokrat

01/10/2018, 15:50 WIB | Editor: Kuswandi
Pilpres 2019
Ilustrasi: Pilpres 2019 (Koko/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung usulan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait penghentian untuk sementara kampanye Pilpres 2019 di Sulawesi Tengah. Ini lantaran wilayah Sulteng diterjang gempa bumi 7,4 skala richter dan tsunami.

Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding mengatakan yang diusulkan oleh SBY adalah baik. Semua pihak untuk memfokuskan dahulu pemberian bantuan terhadap masyarakat yang terkena gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

"Saya kira ini adalah ide yang baik dan patut didukung sebagai bagian dari keprihatitanan kita atas saudara yang mengalami musibah," ujar Kading saat dikonfirmasi, Senin (1/10).

‎Menurut Anggota Komisi III DPR ini, adanya gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah momentum bagi semua pihak untuk bekerja sama memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak gempa.

"Ini adalah momentum seluruh pihak bekerja sama sekaligus mendukung pemerintah menangani dampak-dampak tsunami dan gempa," katanya.

Oleh sebab itu semua pihak perlu memberikan dukungan ke pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan akibat gempa dan tsunami ini. ‎Termasuk juga memberikan solidaritas dengan menggelar doa bersama bagi masyarakat sebagai bentuk keprihatinan.

"Misalnya membangun gerakan solidaritas bersama dalam rangka mencari donasi. Tapi yang lebih penting gempa di Lombo‎k jangan dilupakan," pungkasnya.

‎Sekadar informasi, SBY memberikan saran kepada elite politik di tengah bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. SBY mengimbau supaya kampanye Pilpres 2019 dihentikan sementara.

SBY memandang saatnya bangsa Indonesia menunjukkan solidaritas untuk saudara sebangsa yang mengalami musibah dan sekaligus membantu pemerintah mengatasi bencana itu. Bantuan diberikan baik pada fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up