JawaPos Radar

Proses Pencarian Korban Gempa Palu

Kerahkan Alat Berat, Dua Korban Tewas Ditemukan di Hotel Roa Roa

01/10/2018, 15:05 WIB | Editor: Dida Tenola
Kerahkan Alat Berat, Dua Korban Tewas Ditemukan di Hotel Roa Roa
Tim SAR mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi korban yang tertimbun puing-puing bangunan Hotel Roa Roa, Palu, Senin (1/10) (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim penyelamat gabungan terus berusaha mencari dan mengevakuasi korban gempa bumi di Kota Palu, Senin (1/10). Salah satu lokasi yang menjadi fokus pencarian adalah Hotel Roa Roa. Hotel setinggi delapan lantai itu ikut runtuh setelah diguncang gempa.

Proses pencarian itu membuahkan hasil. Setelah membongkar puing-puing reruntuhan gedung dengan alat berat, sejumlah korban berhasil ditemukan. Sayangnya, mereka yang ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

"Baru dua jenazah yang sementara kami dapat. Kemungkinan masih ada karena ini tempatnya memanjang ke belakang," kata Ardi, seorang petugas SAR di sela-sela proses pencarian korban di hotel Roa Roa, Senin siang (1/10).

Kerahkan Alat Berat, Dua Korban Tewas Ditemukan di Hotel Roa Roa
Anggota Basarnas bahu-membahu memindahkan sisa-sisa material Hotel Roa Roa, Palu, Senin (1/10) (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)

Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, korban yang pertama kali ditemukan adalah seorang perempuan, namun masih belum diketahui identitas korban. Saat ditemukan, posisi korban berada tepat di bagian bawah kasur yang tertimpa beton-beton material bangunan hotel.

Korban selanjutnya merupakan seorang laki-laki yang ditemukan dalam posisi terbaring ke arah sebelah kanan. Para korban diduga terjabak di lorong-lorong kamar di dalam hotel saat bencana datang. "Kami masih terus pencarian untuk evakuasi lanjutan," tambah Ardi.

Setelah ditemukan, korban kemudian langsung dievakuasi oleh tim SAR ke Rumah Sakit Bhayangkara, Palu, untuk didata. Sejauh ini, Basarnas dan tim gabungan lainnya masih mencari korban lain di hotel yang terletak di Jalan RA Kartini tersebut. Mereka semua masih percaya dengan keajaiban. Berharap masih ada yang selamat, meski sudah berhari-hari tertimbun reruntuhan.

Petugas mengerahkan dua alat berat untuk memindahkan puing-puing yang menumpuk hancur. Hotel Roa Roa sendiri menjadi tempat menginap atlet paralayang yang baru mengikuti kompetisi di Palu, pekan lalu.

 

(ce1/rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up