JawaPos Radar

Berkaca dari Surabaya, Dirlantas PMJ: ETLE di Jakarta Harus Berhasil!

01/10/2018, 13:19 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Berkaca dari Surabaya, Dirlantas PMJ: ETLE di Jakarta Harus Berhasil!
Petugas Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya memantau pergerakan arus lalu lintas melalui CCTV untuk uji coba ETLE, Senin (1/10). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebelum Ditlantas Polda Metro Jaya menginisiasi kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jakarta, sebelumnya pernah diterapkan di Surabaya beberapa bulan lalu. Kendati demikian, pemberlakuan kebijakan penindakan hukum pelanggaran lalu lintas di kota pahlawan tidak berjalan sesuai diharapkan.

Berkaca dari pengalaman itu, Dirlantas PMJ Kombes Pol Yusuf menegaskan bahwa uji coba ETLE selama 30 hari ke depan harus berhasil. Bahkan, dia memastikan semua aturan perundangan-undangan sebagai payung hukum penindakan ETLE sudah lengkap, termasuk persoalan apakah pelanggar harus wajib ikut proses persidangan atau tidak.

"Saya tidak memandang Surabaya, ETLE sudah berhasil atau tidak. Prinsip saya Jakarta harus berhasil," ujarnya saat memberikan keterangan pers di TMC Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (1/10).

Berkaca dari Surabaya, Dirlantas PMJ: ETLE di Jakarta Harus Berhasil!
Ilustrasi ETLE yang akan diterapkan di Jakarta padaa 1 Oktober 2018 (Kokoh Prabawa/ JawaPos.com)

Dia mengatakan, hari pertama pengoperasian akurasi kamera CCTV yang terpasang di dua jalan protokol ibu kota, Thamrin dan Sudirman sangat baik. Disamping itu, mekanisme cara kerja penindakan pun sudah dilakukan petugas Traffic Management Centre (TMC).

Disebutkan, payung hukum untuk menjalankan penindakan ETLE mengacu pada Peraturan Kapolri No. 5 tahun 2012 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. UU RI No. 1/1946 tentang peraturan hukum pidana, UU RI No. 8/1981 hukum acara pidana, UU RI No. 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, UU No. 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, dan UU No. 19/2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Yusuf yakin, kamera yang terpasang punya kecanggihan merekam, meng-capture pelanggaran yang fokus titiknya pada nomor pelat nomor kendaraan. Bila hasil dari rekam dan tangkapan layar tersebut terbukti melanggar, langsung terkoneksi langsung dengan petugas office TMC Polda Metro Jaya.

"Setelah data diterima back office TMC, petugas Subdit Gakkum dan Regident yang akan mengecek database. Selanjutnya, surat tilang disiapkan untuk dikirim ke alamat yang tertera di STNK," kata dia.

Selama tiga bulan uji coba ETLE, kata Yusuf, tidak berlangsung lama Ditlantas Polda Metro Jaya akan memasang seluruh CCTV di ruas jalan ibu kota. Uji coba ETLE yang sudah dimantapkan persiapannya, dia yakin penindakan tilang melalui CCTV berhasil diterapkan di Jakarta.

"Antisipasi masalah penerapan ETLE sudah diantisipasi, termasuk jika mobil atau motor yang digunakan tidak dikendarai oleh pemiliknya. Kita buat sistem konfirmasi melalui website juga," kata Yusuf.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up