JawaPos Radar

Uji Coba ETLE, Baru Dua Kamera CCTV Terpasang

01/10/2018, 12:30 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Uji Coba ETLE, Baru Dua Kamera CCTV Terpasang
Petugas Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya memantau pergerakan arus lalu lintas melalui CCTV untuk uji coba ETLE, Senin (1/10). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Uji coba penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penindakan pelanggaran lalu lintas elektronik resmi beroperasi per hari ini. Ditlantas Polda Metro Jaya sudah mengoperasikan dua kamera CCTV yang terpasang di ruas jalan Thamrin dan Sudirman untuk memantau.

Kendati demikian, Ditlantas PMJ belum  menindak kepada pelanggar lalu lintas. Sebab, uji coba ETLE masih menguji tingkat akurasi pemantauan kamera terhadap aktivitas lalu lintas di dua jalan protokol ibu kota tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan uji coba ETLE dilakukan selama 30 hari. Pihaknya masih memantapkan sistem penindakan pelanggaran lalu lintas melalui pusat Traffic Management Centre (TMC).

Uji Coba ETLE, Baru Dua Kamera CCTV Terpasang
Salah satu kamera CCTV yang telah terpasang di Jalan MH Thamrin. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

"Uji coba ini baru dua kamera, semuanya masih proses. Beberapa sudah diketahui ada yang melanggar, tapi belum bisa menindak. Kami tunggu sampai 30 hari untuk sosialisasi," ujarnya kepada awak media di Kantor TMC Ditlantas PMJ, Senin (1/10).

Bila hasil dari uji coba ini bagus, Ditlantas PMJ akan segera menambah unit kamera CCTV di semua ruas jalan protokol ibu kota.  Di hari pertama pengoperasian kamera CCTV, kata Yusuf, hasilnya sangat baik. Sehingga diharapkan ETLE segera bisa diterapkan di Jakarta.

Uji coba ETLE ini baru memantau jenis pelanggaran marka jalan dan pelanggaran traffic light. Keduanya terbilang jenis pelanggaran yang banyak dilanggar oleh pengendara.

"Kami masih memantau lalu lintas kendaraan melalui CCTV, dan memantapkan cara kerja mekanisme penindakan ETLE, termasuk konfirmasi pemilik kendaraan bila yang melanggar tidak sedang dikuasai olehnya," kata dia.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up