JawaPos Radar

Pembuatan KK di Jakarta Akan Dimutahirkan, Kolom Pernikahan Tercatat

01/10/2018, 09:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Pembuatan KK di Jakarta Akan Dimutahirkan, Kolom Pernikahan Tercatat
Pelayanan Dinas Dukcakpil DKI Jakarta (Yogi/ Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta akan menerbitkan kartu keluarga (KK) model baru. Untuk mendukung rencana tersebut Disdukcapil telah melakukan tes kepada ratusan orang. Proses tes calon operator dilakukan di lantai empat gedung Disdukcapil. 

Kabid Kependudukan Disdukcapil DKI, Sapto Wibowo mengatakan, KK model baru nantinya akan tertera nomor akta pernikahan, golongan darah, agama atau kepercayaan dan lain-lain. Nantinya, KK baru akan memiliki banyak kolom dibanding sebelumnya yakni 16 kolom. Terkait pemutahiran KK ini, pihaknya akan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) versi 7.

"Pemutahiran KK yakni mengganti KK yang baru (SIAK) versi 7. Nanti akan ada kolom pernikahan tercatat (secara agama tapi belum tercatat di negara) tidak tercatat," kata Sapto, Senin (1/10). 

Dikatakan Sapto, pemutahiran KK akan dimulai pada bulan Oktober 2018. Nantinya, masyarakat akan diwajibkan untuk merubah KK ke versi yan baru. Sedangkan saat ini baru tahap instruksi. Sementara, hari rabu (26/9) proses tes dari calon operator baru saja selesai. Tes kepada calon operator dilakukan selama tiga hari secara bertahap.

"Tes dilakukan secara bertahap. Pesertanya dari seluruh DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu. Kemarin rabu, terakhir tes dari wilayah Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu," tuturnya. 

Dari ratusan peserta, nantinya akan di saring menjadi 326 orang. Calon operator yang lulus tes, akan ditempatkan di setiap kelurahan, Kecamatan dan Suku Dinas Se-DKI Jakarta. 

"Jadi di Kelurahan dan kecamatan akan ditempatkan satu orang operator. Sedangkan di sudin tiga operator dengan total 326 orang. Ini perekrutan untuk tiga bulan setelah itu dilepas," ujarnya. 

Sapto mengatakan, adanya pemutahiran KK nantinya akan terjaring mana orang yang nikah tercatat dan yang belum serta untuk meningkatkan cakupan.

"Kalau belum kita akan catatkan. Sepanjang dia sudah menikah secara agama akan kita catatkan. Jadi secara kenegaraan dia sudah memiliki akte pernikahan. Kita buatkan akte pernikahan," ucapnya. 

Nantinya, lanjut Sapto, di pemutahiran KK juga akan ada nomor telpon. Tujuannya, mempermudah Disdukcapil untuk menghubungi masyarakat.

"Jadi, apabila suatu hari perlu kehadiran dia untuk perekaman, pengambilan data kita tinggal hubungi. Jadi kita tidak turun lagi satu satu dan membuat kerja menjadi tidak efektif," ujarnya

Ygi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up