JawaPos Radar

Dijaga Puluhan Petugas Gabungan, Begini Ceramah UAS

01/10/2018, 08:41 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Dijaga Puluhan Petugas Gabungan, Begini Ceramah UAS
Ustad Abdul Somad saat berceramah (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kunjungan Ustad Abdul Somad di Kampung Gaga Rawa Kompeni RT 003 RW 04 Kamal, Kalideres, Jakarta Barat membuat antusias warga sekitar. Kedatangan UAS disambut hangat oleh keluarga besar Almarhum H. Jasam bin H. Macang yang memperingati Haul ke-5 meninggalnya H. Jasam bin H. Macang, Minggu (30/9).

Membeludaknya warga sekitar yang ingin mendengar tausiyah dari UAS, tak luput dari penjagaan ketat aparat kepolisian maupun TNI.

Pantauan di lokasi, terlihat beberapa pejabat Polri maupun TNI yang hadir, antara lain Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Lilik Suharyati, Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng yang didampingi Wakapolsek AKP H. Suparman, Danramil/06 Kalideres Kapten Edy Suroso, Kanit Intel Polsek Kalideres Iptu H. Nuri Ahmadi, Jajaran Kapolsubsektor Polsek Kalideres.

Dijaga Puluhan Petugas Gabungan, Begini Ceramah UAS
Warga antusias mendengarkan ceramah Ustad Abdul Somad (Istimewa)

Selain itu hadir pula, Lurah Kamal Abdul Karim Yunus, Korwil FBR Jakarta Barat H. A Mudjamil, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihrom KH. Abdurahman Soheh, dan Ketua Bidang Hisbah FPI Jakarta Barat Ustad H. Hamdani.

Dalam tausiyahnya, Ustad Abdul Somad menerangkan, tujuan haul adalah belajar dari kematian agar kita yang hidup selalu ingat akan kematian yang datang kapan saja, baik itu dia pejabat, kaya, miskin, semua pasti akan datang masanya kematian itu tiba.

"Ketika manusia meninggal maka putus semua amal taqlifnya (nyata) perkaranya, kecuali yang senantia berdoa, dan membacakan Alqur'an, sodaqoh, serta ilmu yang bermanfaat kepadanya dari yang hidup kepada yang meninggal," ucap  UAS. 

Oleh karena itu, bagi setiap orang tua yang mengajarkan anaknya dan kepada siapa pun itu berupa kebaikan, baik itu salat dan ibadah lainnya, maka ketika orang tua itu meninggal, mengalirlah pahala kebaikan yang diajarkannya.

"Begitu juga sebaliknya apabila yang diajarkan itu keburukan, maka selama itu dosa yang dibuat oleh yang diajarkan, mengalir dosa dari dosa keburukan itu," pungkas UAS.

Sementara, Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Pius Ponggeng mengatakan, acara haul yang digelar oleh keluarga besar dari Almarhum H. Jasam bin H. Macang mendapat antusias warga sekitar, bahkan ada yang berdatangan dari luar Kalideres.

Untuk mengamankan jalannya haul tersebut, Pius mengerahkan puluhan personelnya yang bekerja sama dengan Koramil Kecamatan Kalideres.

"Kita kerahkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya acara haul ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia sehingga acara berjalan kondusif," kata dia.

(ce1/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up