JawaPos Radar

Piala Asia U-16 2018

Prediksi Indonesia U-16 vs Australia U-16: Tatap Piala Dunia!

01/10/2018, 07:38 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Piala Asia U-16 2018, Timnas U-16, Timnas U-16 Indonesia, Perempat Final, Australia
Indonesia U-16 harus mengalahkan Australia U-16 demi ambisi tampil di Piala Dunia U-17 (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Timnas U-16 Indonesia selangkah lagi bakal tampil di Piala Dunia U-17. Hal itu bisa terwujud andai mampu mengalahkan Australia U-16 di babak perempat final Piala Asia U-16 2018, Senin (1/10) sore WIB. Kemenangan tak hanya membawa Indonesia ke semifinal, sekaligus berlaga di Piala Dunia U-17 2019 di Peru.

Seperti diketahui, empat tim yang lolos ke semifinal Piala Asia U-16 2018 berhak tampil di Piala Dunia U-17 2019. Sudah ada dua tim yang memastikan tiket ke Peru yakni Jepang U-16 dan Tajikistan U-16. Keduanya berhasil melaju ke semifinal Piala Asia U-16 2018 pada Minggu (30/9).

Indonesia memang mampu menjuarai Grup C. Sementara, Australia adalah runner-up Grup D. Meski begitu, bukan berarti Indonesia akan dengan mudah mengalahkan Australia. Amiruddin Bagus Kahfi cs butuh kerja keras untuk bisa mengalahkan Australia.

Piala Asia U-16 2018, Timnas U-16, Timnas U-16 Indonesia, Perempat Final, Australia
Suporter akan memberikan dukungan maksimal kepada Timnas U-16 Indonesia (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

Meski begitu, tim asuhan Fakhri Husaini tersebut tak gentar menghadapi Australia yang secara postur lebih unggul. Hal tersebut dikatakan salah satu penggawanya, David Maulana.

"Saya dan teman-teman sepakat tidak akan merasa gentar dan takut melawan Australia," tegas David yang juga menjabat sebagai kapten seperti dilansir laman resmi PSSI.

Hal senada diungkapkan Fakhri. Dia membenarkan kondisi timnya saat ini siap tempur. "Bisa dilihat saat ini, semua pemain dalam kondisi yang bagus. Tidak ada masalah. Mereka semua tak gentar melawan Australia," tuturnya.

Australia sendiri mengawali langkah buruk di ajang ini. Mereka harus kalah 0-3 saat bertemu Korea Selatan. Tapi, dalam dua laga berikutnya di Grup D, mereka bangkit dan selalu menang. Mereka pun lolos ke perempat final sebagai runner-up Grup D mendampingi Korsel.

"Australia tim yang bagus, fisik mereka tidak bisa diragukan lagi, apalagi teknik. Kami juga pernah bertemu mereka saat di Thailand. Saat itu kami kalah 3-7. Tapi Bagus mencetak tiga gol. Striker mereka masih sama. Kami harus waspada terhadapnya dan pemain lain," imbuh Fakhri.

Fakhri sendiri meyakini bahwa hasil kala itu bisa berubah. Menurutnya, di sepak bola segalanya bisa terjadi. "Statistik itu tidak ada di sepak bola, saya tidak percaya hal itu. Ini sepak bola, apapun bisa terjadi," ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Australia U-16, Trevor Morgan, tak memandang remeh Indonesia. Dia melihat Indonesia adalah tim yang kuat dan solid. "Indonesia merupakan tim yang terstruktur dengan baik, mempunyai dukungan besar dari suporternya. Mereka memainkan sepak bola yang baik," beber Trevor.

Pada level yang sama, Indonesia pernah mengalahkan Australia di Piala AFF U-16 2013 silam. Kala itu, Australia berstatus sebagai undangan. Indonesia mengalahkan Australia di semifinal lewat drama adu penalti. Tentunya memori tersebut diharapkan bisa diulangi.

Rekor Pertemuan
31/08/13 Australia U-16 2-2 Indonesia U-16 (p)
22/09/11 Australia U-16 5-2 Indonesia U-16

5 Laga Terakhir Indonesia U-16
27/09/18 India U-16 0-0 Indonesia U-16
24/09/18 Indonesia U-16 1-1 Vietnam U-16
21/09/18 Iran U-16 0-2 Indonesia U-16
22/09/17 Laos U-16 0-3 Indonesia U-16
20/09/17 Thailand U-16 0-1 Indonesia U-16

5 Laga Terakhir Australia U-16
28/09/18 Australia U-16 4-0 Afghanistan U-16
25/09/18 Australia U-16 2-1 Irak U-16
22/09/18 Korsel U-16 0-3 Australia U-16
24/09/17 Vietnam U-16 1-3 Australia U-16
22/09/17 Kamboja U-16 0-5 Australia U-16

SUSUNAN PEMAIN
Indonesia U-16: Ernando Ari Sutaryadi, Komang Teguh Trisnanda, Fadillah Nur Rahman, Mochamad Yudha Febrian, Amiruddin Bagas Kaffa, David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, Sutan Diego Zico, Mochamad Supriadi

(epr/ies/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up