JawaPos Radar

Rahim Kering Hingga Bisa Kanker Saat Pakai Pil KB, Mitos atau Fakta?

01/10/2018, 07:05 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
alat kontrasepsi, rencana kehamilan, mitos pil kb, fakta pil kb,
Ilustrasi. Penggunaan pil KB masih mengundang rasa khawatir dimasyarakat seperti takut gemuk dan rahim kering. (Boldsky)
Share this image

JawaPos.com - Penggunaan alat kontrasepsi diharapkan bisa mengendalikan laju kelahiran atau pertambahan penduduk. Salah satunya dengan penggunaan alat kontrasepsi oral seperti pil KB.

Namun, persepsi masyarakat seringkali masih menjadi faktor penghambat penggunaan alat kontrasepsi seperti pil KB. Antara lain takut gemuk, hambatan dari sisi keyakinan, dan malas untuk minum pil setiap hari. Adanya persepsi masyarakat bahwa penggunaan kontrasepsi dapat disalahgunakan.

"Oleh karena itu, pemberian informasi dan edukasi yang tepat kepada masyarakat sangat penting untuk dilakukan," kata Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Dr. dr. Andon Hestiantoro, SpOG(K) dalam seminar bersama PT Bayer, baru-baru ini.

alat kontrasepsi, rencana kehamilan, mitos pil kb, fakta pil kb,
Ilustrasi. Alat kontrasepsi bisa mengendalikan laju pertambahan penduduk. (Istimewa)

Berikut beberapa ketakutan tentang pil KB yang perlu diketahui, apakah benar?

1. Kandungan Kering

Maka ketakutan pertama adalah penggunaan Pil KB bisa membuat kandungan kering, mitos atau fakta?
Menurut dr. Andon, zaman dulu dunia medis memakai dosis yang sangat tinggi. Dosis tersebut menggunakan hormon yang sangat kuat untuk mencegah terjadinya kehamilan.

"Maka saat ini cukup gunakan dosis yang sangat rendah. Itulah sebabnya jangan sampai lupa minum sehari saja. Lupa sehari saja bisa jadi anak. Beda dengan pilkada yang kalau sudah jadi lupa," katanya tertawa.

Sehingga tak tepat lagi jika Pil KB dikatakan akan membuat rahim kering. Sebab hormon yang digunakan sudah sangat rendah.

"Kuncinya harus rutin, pakai timer. Harus diingatkan tak boleh lupa. Nanti kebobolan," ungkapnya.

2. Kanker Payudara

Ketakutan kedua, penggunaan Pil KB memicu kanker payudara, mitos atau fakta?
Menurut dr. Andon, dulu penggunaan hormon estrogen yang digunakan memang sangat tinggi sampai membuat kepala pusing dan payudara kencang atau gangguan hormon. Saat ini sudah tak lagi.

"Namun memang seseorang yang sudah punya riwayat kanker rahim atau payudara tak dianjurkan pakai kontrasepsi hormonal. Namun jika menggunakan pil KB usia reproduksi bisa cegah kanker payudara. Terutama bagi perempuan yang mengalami gangguan keseimbangan hormon, hormon estrogen lebih seimbang," tandasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up